Menyelamatkan Hutan dengan Daging Alternatif Berbasis Jamur

Klikhijau.com – Florian Humpenöder berpendapat bahwa berkurangnya jumlah ternak tidak hanya mengurangi tekanan pada lahan. Namun, juga mengurangi emisi metana dari rumen ternak dan emisi nitrit oksida...

Menyelamatkan Hutan dengan Daging Alternatif Berbasis Jamur
Bacakan Artikel

Itu artinya  peternakan atau penggembalaan ternak akan berkontribusi besar dalam pemanasan global karena menyebabkan emisi gas rumah kaca.

Perlu daging alternatif

Karena itu, perlu ada “daging” alternatif untuk mengerem pemanasan global. Dan penggunaan biomassa kaya protein bergizi dengan tekstur seperti daging yang dihasilkan dari mikroba, misalnya  jamur selama fermentasi dapat menjadi langkah maju yang penting dalam menyelamatkan hutan dan mengurangi pemanasan global.

“Penggantian daging ruminansia dengan protein mikroba di masa depan dapat sangat mengurangi jejak gas rumah kaca dari sistem pangan,” kata Dr. Humpenöder.

“Kabar baiknya adalah orang tidak perlu takut mereka hanya bisa makan sayuran di masa depan. Mereka bisa terus makan burger dan sejenisnya, hanya saja roti burger itu akan diproduksi dengan cara yang berbeda," tambahnya.

[irp]

Dr. Humpenöder dan rekan-rekannya memasukkan protein mikroba ke dalam model simulasi komputer yang dibuat untuk menilai dampak lingkungan dari keseluruhan sistem pangan dan pertanian.

Dengan menjalankan berbagai skenario ke depan hingga tahun 2050 dan memperhitungkan pertumbuhan populasi di masa depan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: