MENTARI Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Matahari di Sumba Tengah

Klikhijau.com - MENTARI merupakan Program Kerjasama Inggris dan Indonesia dalam sektor Energi Rendah Karbon, memulai instalasi sistem energi terbarukan tenaga matahari dan baterai di Kabupaten Sumba T...

MENTARI Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Matahari di Sumba Tengah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - MENTARI merupakan Program Kerjasama Inggris dan Indonesia dalam sektor Energi Rendah Karbon, memulai instalasi sistem energi terbarukan tenaga matahari dan baterai di Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pada 19 April 2022, perwakilan dari Kedutaan Besar Inggris Jakarta dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Pemerintah Pusat dan Daerah, juga masyarakat setempat menghadiri acara peletakan batu pertama di Desa Mata Redi dan Mata Woga, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.

Desa Mata Redi dan Mata Woga belum pernah mendapat akses listrik, masyarakatnya bergantung pada minyak tanah untuk penerangan. Hal itu mengakibatkan banyaknya aspek kehidupan sehari-hari sulit untuk dijalankan.

Berbagai kegiatan di malam hari menjadi sangat terbatas, anak-anak sekolah tidak memiliki kemewahan untuk belajar di malam hari, tidak ada aktivitas ekonomi, layanan kesehatan darurat sulit diberikan, dan terbatasnya ruang gerak yang aman bagi perempuan di malam hari.

Semua itu akan segera berubah. Sistem energi terbarukan off-grid berkapasitas 95 kWp ditargetkan akan segera beroperasi dalam empat bulan, dan memberikan manfaat bagi 155 rumah dan 11 fasilitas umum di Desa Mata Redi dan 45 rumah dan 1 fasilitas umum di Desa Mata Woga. Sistem baterai akan memungkinkan ketersediaan pasokan listrik pada malam hari dari tenaga matahari yang diserap di siang hari.

Energi bersih, terjangkau, dan dapat diandalkan akan memberikan kesempatan untuk penggunaan listrik secara produktif termasuk memaksimalkan hasil pertanian, manajemen air dan irigasi, serta layanan pendidikan dan kesehatan. Secara bersama-sama, proyek ini akan mendorong kesejahteraan dan ekonomi masyarakat.

Peletakan batu pertama menandai dimulainya fase awal pembangunan yang akan selesai pada Agustus 2022. Sebagai bagian dari kearifan lokal, acara tersebut mengikutsertakan upacara adat dari Keyakinan Marapu. Upacara adat ini dipimpin oleh kepala masyarakat dan pemimpin keyakinan. Upacara ini merupakan adat dan tradisi masyarakat setempat untuk memohon berkat dan restu bagi kelancaran pembangunan proyek.

Dukungan dan partisipasi erat dari masyarakat terhadap proyek inovasi seperti ini sangat penting demi kesuksesan dan keberlanjutan jangka panjang proyek. MENTARI bekerja keras untuk memastikan tumbuhnya rasa memiliki dari masyarakat terhadap proyek ini – dalam hal perencanaan, dan memastikan bahwa manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat. Sebagai contoh, program ini percaya bahwa memberikan pengembangan kapasitas sama pentingnya dengan memberikan infrasturktur kepada masyarakat.

Bersamaan dengan persiapan pembangunan pembangkit listrik tenaga matahari ini, MENTARI telah memberikan 14 pelatihan yang berfokus pada Gender dan Inklusi, teknologi pembangkit listrik tenaga matahari, dan juga penggunaan energi secara produktif.

Pada Bulan Oktober 2021, telah diselenggarakan pelatihan untuk pelatih “Gender Action Learning System” (GALS). Pelatihan ini bertujuan untuk membekali fasilitator lokal untuk menerapkan metodologi pemberdayaan berbasis masyarakat dengan menggunakan proses partisipatif khusus guna memungkinkan perempuan dan laki-laki, pemuda dan kelompok terpinggirkan mengambil bagian dalam perencanaan proyek melalui kewirausahaan dan penggunaan energi yang produktif untuk memastikan kepemilikan dan keberlanjutan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2