Menilik Rencana Induk Kajian Lingkungan Hidup Strategis Ibukota Baru

Klikhijau.com – Pada bulan November Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menargetkan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tahap I selesai. Kriteria-kriteria pengaman lin...

Menilik Rencana Induk Kajian Lingkungan Hidup Strategis Ibukota Baru
Bacakan Artikel

Kawasan hutan tersebut terdiri dari hutan lindung, taman utan raya, serta hutan produksi yang siatnya terbatas, tetap, maupun dapat dikonversi.

“Kami juga akan mempertahankan hutan lindung dan keragaman hayati di luar lokasi calon ibukota baru. Ini guna mempertahankan daya dukung dan daya tampung air hutan lindung Sungai Wein dan hutan lindung Manggar untuk keperluan Kota Balikpapan,” kata Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK Sigit Hardiwinarto.

Konsep forest city akan menjadi prioritas dalam pembangunan ibukota anyar ini. Meskipun menurut Mufti Fathul Barri, Manajer Kampanye & Advokasi Kebijakan Forest Watch Indonesia (FWI) konsep forest city masih bersifat pengetahuan umum.

Mufti menilai argumentasi pemilihan lokasi ibukota baru hanya sebatas pertimbangan. Kajian komprehensif dari multidisiplin keilmuan belum terlihat. Sebab bentuk kajiannya belum bisa dibuka untuk publik.

“Ketertutupan ini menimbulkan pertanyaan, apakah ibukota baru mengikuti kondisi lingkungan. Justru sebaliknya kondisi lingkungan akan berubah mengikuti kondisi ibukota baru,” ujar Mufti.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2