Menilik Potensi Ekonomi Biru di Sulsel Berbasis Kolaborasi Multi Sektor

Klikhijau.com - Potensi ekonomi biru (blue economy) di Sulawesi Selatan sangat besar atau bahkan berlimpah. Ini tentu sangat bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika dapat dikelola dengan benar...

Menilik Potensi Ekonomi Biru di Sulsel Berbasis Kolaborasi Multi Sektor
Bacakan Artikel

Dalam pengantarnya, Dr Muhammad Yusuf Halim yang merupakan ketua Tim Riset menyatakan bahwa kegiatan FGD ini merupakan bagian dari kegiatan riset tersebut untuk mengumpulkan ragam pendapat dan menyamakan persepsi terkait ekonomi biru (blue economy) beserta ketersediaan data dan sumber datanya.

Dalam ranah akademik, istilah ekonomi biru (new economy) mulai diperkenalkan pada tahun 2010 oleh Guntur Pauli sebagai rancangan optimalisasi sumber daya air yang bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan yang inovatif, kreatif dengan tetap menjamin usaha dan kelestarian lingkungan.

Gagasan tersebut kemudian memperoleh dukungan secara kelembagaan dari  Bank Dunia tahun 2017, berlanjut Uni Eropa pada tahun 2018. Pada September 2021, Indonesia dan Swedia menandatangani kerja sama ‘Blue Economy” sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Pada November 2021, BAPPENAS meluncurkan “Blue Economy Development Framework for Indonesian Economic Transformation”, ekonomi biru merupakan mesin baru pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Potensi ekonomi biru diperkirakan mencapai USD 1,33 milliar dan mampu menyerap 45 juta lapangan kerja.

[irp]

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: