Menilik Manfaat Tanaman Sayuran Buncis dan Cara Membudidayakannya
Klikhijau.com – Hujan menderas. Di beranda rumah Ibu sedang memilah biji buncis. Beliau memisahkan mana yang bagus untuk ditanam dan mana yang tidak. Biji buncis itu telah kering. Biji atau kacang...
Klikhijau.com – Hujan menderas. Di beranda rumah Ibu sedang memilah biji buncis. Beliau memisahkan mana yang bagus untuk ditanam dan mana yang tidak. Biji buncis itu telah kering.
Biji atau kacang buncis yang tidak layak tanam tidak akan dibuang, tapi dimasak sebagai sayur. Buncis merupakan tanaman yang dibudidayakan melalui bijinya. Tidak melalui pembibitan terlebih dahulu. Langsung ditanam saja.
Cara menanamnya adalah dengan memasukan 2 sampai 3 biji ke dalam lubang sedalam 1 sampai 2 cm kemudian ditimbun tanah. Setelah itu biarkan saja tumbuh.
Namun perlu diperhatikan, biji yang akan ditanam harus dikeringkan terlebih dahulu. Biji yang sudah dikeringkan bisa bertahan hingga bertahun-tahun.
[irp]
Ibu memang hobi menanam buncis di kebun. Karena masa panennya cepat, terutama untuk daunnya, sedangkan untuk polong kacangnya bisa dipanen setelah 60 hari.
Cara ibu menanam tanaman boontjes (bahasa Belanda) masih tradisional, pun tidak menggunakan pupuk, baik pupuk organik apalagi anorganik
Buncis mudah tumbuh, apalagi jika tanahnya cukup subur. Perawatannya juga tidak terlalu sulit, cukup membersihkan gulmanya saja. Hanya saja ia tidak menyukai jika disesaki oleh tanaman lain. Ia menyukai lahan terbuka.
Tanaman ini merupakan tanaman sayur, baik buah dan daunnya yang masih mudah maupun biji yang telah masak. Keduanya bisa dipadukan. Biji bercampur daunnya.
Cara memasaknya pun gampang, cukup direbus. Yang terlebih dahulu direbus adalah bijinya, setelah masak baru masukkan daunnya yang telah dipotong-potong kecil. Sementara untuk buahnya yang masih muda bisa ditumis.
Selanjutnya campurkan dengan penyedap rasa. Maka sayuran dari tanaman yang menyandang nama ilmiah Phaseolus vulgaris L ini bisa langsung dikonsumsi.
Tanaman ini merupakan tanaman semusim yang berbentuk perdu. Ia termasuk ke dalam kelompok kacang-kacangan. Rasanya enak jika sebagai sayuran. Maka tidak mengherankan jika digemari oleh masyarakat.
Selain memiliki rasa yang enak, buncis juga merupakan salah satu sumber protein nabati yang kaya akan vitamin A, B dan juga C, (Sartika Rihana, dkk 2013).
[irp]