Mengenal Unsur-unsur Hara  yang Diperlukan Tanaman dan Manfaatnya

Klikhijau.com – Tanaman memerlukan begitu banyak unsur hara agar bisa tumbuh baik dan sempurna. Unsur hara tersebut didapatkan dari dalam tanah atau melalui proses pemupukan. Kekurangan satu unsur...

Mengenal Unsur-unsur Hara  yang Diperlukan Tanaman dan Manfaatnya
Bacakan Artikel

Kalsium juga berperan dalam nitrat reduktase, amiase, ATP ase, fosfolipase P.



  • Magnesium



Selain menjadi penyusun klorofil, magnesium juga  sebagai pembawa fosfat terutama dalam pembentukan biji berkadar minyak tinggi yang mengandung lesitin.

Magnesium juga berfungsi dalam penggabungan antara enzim dan substrat site, misalnya: memompa Mg2+ dari tilakoid  ke stroma, pada keadaan ada cahaya dapat mengaktifkan RuBP karbosilase.



  • Mangan



Mangan berperan dalam transport elektron pada fotosistem II. Serta ikut berperan dalam beberapa fungsi enzim, misalnya enzim yang mengkatalisir pemecahan air, respirasi, metabolisme N, ikatan kromatin – RNA polimerase, sintesa tRNA – primed oligoadenylate, sintesa fosfatidilinositol, inaktivasi protektor IAA. Mangan juga  berperan sebagai elemen struktural membran kloroplast.


  • Besi



Besi berperan penting dalam proses oksidasi reduksi di dalam fotosintesis dan respirasi. Selain itu, besi menjadi komponen struktural porfirin, sitokhrom, hemes, hematin, ferrikrome, leghemoglobin.

Besi juga sebagai kofaktor beberapa enzim yakni sitokrom oksidase, katalase, peraksidase, acotinase, sintesa khlorofil, aminolevulinat sintetase, peptidilprolin hidrolase, nitrogenase, home dan non heme oksigenase.



  • Seng



Seng dibutuhkan dalam pembentukan triptopan sebagai prekusor IAA dan metabolisme triptamin. Seng juga berperan dalam merangsang sintesa sitokhrom C. Dan sebagai kofaktor enzim degidrogenase, piridin nukleotida, alkohol, glukosa-6-P dan triose P, karbonok anhidrase, fosfodiesterase.


  • Belerang



Belerang berfungsi sebagai struktur molekul tiga asam amino esensial yakni sistin, sistein dan metionin. Juga sebagai sulfat organik yang membantu mencegah melarutnya bahan organik di dalam air. Hal ini penting dalam mekanisme cekaman terhadap salinitas.


  • Buron



Buron perpengaruh di dalam translokasi gula dari daun, metabolisme fenol dan RNA serta aktivitas asam giberelin dan amilase.

Buron sangat erat hubungannya dengan beberapa fungsi yang berhubungan dengan Ca di dalam tanaman. Adapun fungsi spesifik dari Buron belum banyak diketahui.



  • Molibdenum



Molibdenum berperan di dalam serapan dan translokasi besi. Juga sebagai komponen struktural enzim riboproteinase, nitrogenase dan nitat reduktase.


  • Tembaga



Tembaga berperan dalam transport elektron pada fotosintesis. Tembaga memiliki peran seperti besi. Selain itu, besi juga memiliki peran penting dalam pembentukan klorofil serta secara tidak langsung berperan dalam pembentukan modul akar.

Tembaga juga sebagai kofaktor beberapa enzim penting yakni enzim oksidase, misalnya tirosinase, laccase, asam askorbat. Tembaga juga berperan dalam oksidasi terminal oleh sitokhrom oksidase.



  • Natrium



Natrium berperan dalam akumulasi oksalat. Berperan dalam membuka stomata dan sebagai pengganti K.

Natrium juga dibutuhkan oleh tanaman yang mempunyai lintasan fotosintetik C4. Mengiduksi metabolisme Crassulacean dan mengatur keseimbangan air.



  • Selenium



Fungsi dari selenium belum banyak diketahui. Namun, diduga analog dengan metabolik belerang.


  • Silikon



Silikon berfungsi mengurangi efek racun elemen yang lain.


  • Kobalt



Kobalt berperan dalam fiksasi nitrogen. Juga berperan dalam metabolisme leghhemoglobin serta berperan dalam reduktase ribonukleotida.


  • Khlor



Khlor membantu dalam stabilitas proses oksidasi. Juga berpengaruh terhadap evolusi O2 di dalam khloropast. Khlor juga berpengaruh terhadap turgor.

Demikianlah, unsur-unsur hara pada tanaman dan fungsinya. Semoga menambah wawasan kita semua!

*Sumber: Lily Agustina.2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta. Rineka Cipta.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2