Mengenal Tawon Vespa Affinis yang Membahayakan, Begini Penjelasannya!

Klikhijau.com - Beberapa hari yang lalu, serangan tawon membikin heboh daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Lalu membuat jenis tawon Vespa affinis ramai disebut. Konon jenis tawon ini sangat berbahay...

Mengenal Tawon Vespa Affinis yang Membahayakan, Begini Penjelasannya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Beberapa hari yang lalu, serangan tawon membikin heboh daerah Duren Sawit, Jakarta Timur. Lalu membuat jenis tawon Vespa affinis ramai disebut.

Konon jenis tawon ini sangat berbahaya karena gigitannya dapat menyebabkan kematian.

Sebagai bukti, dalam kurun dua tahun terakhir, ternyata sudah terdapat tujuh kasus kematian yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah.

Siklus hidupnya

Lalu seperti apa sebetulnya jenis tawon ini dan bagaimana siklus kehidupannya?

Tawon Vespa affinis atau yang juga dikenal dengan sebutan lesser banded hornet atau penyengat kecil ini bisa mencapai ukuran 30 mm, pejantan bisa mencapai 26 mm. Sedangkan tawon pekerja rata-rata berukuran 22-25 mm.

Kepalanya berwarna merah kecokelatan, bisa juga sama sekali hitam. Tubuhnya tertutup bulu-bulu halus, dengan beberapa tanda merah.

Tawon V. affinis ini tersebar luas di seluruh Asia tropis dan subtropis. Pernah ditemukan di Sri Lanka, Hong Kong, Taiwan, Burma, Thailand, Laos, Vietnam, Sumatra, Filipina (Palawan) dan Malaysia.

Tawon Vespa affinis mencari makan di dekat tanah di daerah berumput, hutan, dan gurun.

Mereka mendapat asupan karbohidrat baik dari getah pohon, nektar, buah-buahan dan air liur larva dan makanan berprotein seperti bangkai, tawon kertas (Polistinae) dan lebah (Apidae).

Makanannya terutama terdiri dari makanan cair seperti nektar dari bunga. Ia juga memakan lebah dan mengumpulkan daging dari serangga yang baru mati.

Sarang V. affinis dibangun tinggi di atas pohon, tetapi juga rendah di semak-semak serta di rumah-rumah. Sarang yang dibangun di pohon-pohon tinggi umumnya memanjang.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2