Mengenal Buah Lerak, Detergen Organik Ramah Lingkungan

Klikhijau.com - Beberapa penjual batik merekomendasikan buah lerak sebagai bahan pencuci agar warna kain tradisional tetap terjaga. Metode pencucian dengan detergen organik dari alam ini merupakan war...

Mengenal Buah Lerak, Detergen Organik Ramah Lingkungan
Bacakan Artikel
Anjar S. Masiga

Pegiat Lingkungan. Ia Aktif di Komunitas Kolaborasi Biru

Klikhijau.com - Beberapa penjual batik merekomendasikan buah lerak sebagai bahan pencuci agar warna kain tradisional tetap terjaga. Metode pencucian dengan detergen organik dari alam ini merupakan warisan nenek moyang yang mungkin mulai terlupakan.

Mendengar nama lerak sedikit asing di telinga masyarakat pada umumnya, berbeda dengan individu yang telah menerapkan pola hidup ramah lingkungan.

Saya pun termasuk baru tahu bahwa ada deterjen alami setelah mendapatkan kiriman lerak dari teman yang telah menjadi pengguna lerak dalam beberapa tahun.

Kini dari pemilihan produk industri ramah lingkungan yang sejatinya hanya memberikan sedikit pengurangan pada pengrusakan, saya bisa beralih ke soapnuts.

Mengenal buah lerak

Berdasarkan hasil pencarian di internet, biji dan buah lerak mengandung saponin (zat penghasil busa) hingga 28 persen. Terdapat juga senyawa alkaloid, polifenol, senyawa antioksidan, flavanoid, dan tannin.

Lerak memiliki beragam manfaaat, juga dapat digunakan dalam pembersih perabotan dan mengepel lantai. Bahkan bisa untuk memandikan dan membersihkan binatang peliharaan.

Ekstrak buah lerak dapat dijadikan bahan kosmetik, sampo, dan digunakan sebagai insektisida dan nemastisida atau juga sebagai antiseptik untuk pengobatan kudis.

Lerak merupakan tumbuhan berkayu yang banyak tumbuh liar di hutan Indonesia di ketinggian antara 450 sampai 1.500 MDPL.  Tumbuh rimbun dengan pohon menjulang tinggi antara 15 sampai 45 meter dengan diameter batang bisa mencapai 1 meter.

Lerak dikenal juga dengan nama lain rerek atau lamuran. Saat membuka paket buah lerak, sekilas penampakannya mirip kurma, berwarna coklat gelap. Agak lengket saat dipegang dan sedikit keras. Kebetulan yang saya gunakan sudah proses pemisahan dari bijinya. Jika masih utuh, buah lerak akan terlihat seperti buah lengkeng.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2