Mengenal 9 Jenis Pohon yang Akrab Ditanam Ani Yudhoyono

Klikhijau.com - Semasa hidupnya, Ani Yudhoyono dikenal peduli pada kelestarian lingkungan melalui gerakan menanam 10 juta pohon. Gerakan itu dipopulerkan sejak 2007 dan menyasar kaum perempuan. San...

Mengenal 9 Jenis Pohon yang Akrab Ditanam Ani Yudhoyono
Bacakan Artikel

2. Pohon Kalpataru

2-Kalpataru

Pohon kalpataru tentu familiar bagi kita semua terutama pegiat lingkungan. Sebuah penghargaan lingkungan bernama “Hadiah Kalpataru” yang diberikan pada tokoh pejuang lingkungan diambil dari nama pohon satu ini.

Kalpataru merupakan jenis pohon khas “Asia Tenggara” yang memiliki nama ilmiah “Barringtonia Asiatica”. Pohon ini berbatang lunak, tingginya berkisar antara 5 hingga 7 meter. Pohon ini memiliki banyak akar sehingga sangat kokoh dan menyimpan banyak air.

Kalpataru mempunyai bunga dan buah. Daunnya tebal dan mengkilap. Pohon ini sangat rimbun sehingga kerap jadi tempat efektif berlindungnya berbagai jenis satwa.

Di Indonesia, pohon kalpataru lebih dikenal dengan istilah pohon kehidupan.

3. Pohon Kepala gading

3-Pohon-kelapa-gading

Nama pohon kelapa gading cukup akrab di telinga karena dijadikan nama jalan di berbagai kota di Indonesia. Cocos Nucifera Varietes Eburnea atau kelapa gading dikenal sebagai pohon yang paling cepat berbuah dibanding jenis pohon kepala lainnya.

Keunggulan lainnya adalah jenis ini dapat berbuah lebih banyak dari pohon kelapa lainnya. Sangat cocok ditanam di dataran tinggi atau pegunungan.

Namun, bisa juga ditanam di tempat yang dekat dengan sumber mata air. Pohon ini juga kerap ditanam sebagai tanaman hias di halaman rumah.

Semasa hidup, Ani Yudhoyono memiliki tradisi menanam pohon kelapa gading setiap kelahiran cucunya.

4. Sawo Kecik

4-Sawo-Kecik

Menurut Wikipedia, Sawo kecik (manilkara kauki) adalah sejenis penghasil buah pangan anggota suku sawo-sawoan. Tumbuhan ini berfungsi sebagai tanaman hias pekarangan dan pelindung.

Sawo kecik menurut filosofi Jawa sering diidentikkan dengan “sarwo becik” (serba baik). Di Yogyakarta, Sawo kecik kadang dijadikan tanaman penanda bahwa si empunya rumah adalah abdi dalam kraton.

Orang Jawa banyak meyakini bahwa menanam pohon ini di pekarangan rumah akan memberi efek baik pada pemiliknya.

5. Pohon Jabon Merah

Jabon-Merah

Jabon merah merupakan jenis pohon penghasil kayu. Pohon ini memiliki keunggulan tersendiri yakni tekstur kayunya yang halus dan arah serat kayunya yang lurus.

Warna kayunya yang merah juga tergolong unik serta memiliki kayu yang kuat dan awet. Pohon ini banyak difungsikan sebagai bahan baku furnitur, kayu lapis, aksesoris rumah, dan lainnya.

Walhasil, jabon merah memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

6. Pohon Matoa

Pohon-Matoa

Menurut Wikipedia, Matoa (pomitea pinnata) adalah tanaman buah khas Papua. Tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter mencapai 100 cm.

Pohon ini tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal.

Matoa terdapat di beberapa daerah antara lain di Sulawesi, Maluku dan Papua.

Salah satu keunikan pohon ini adalah aromanya yang mirip buah durian. Rasa buah ini manis legit dengan tekstur buah sedikit kenyal mirip kelengkeng.

7. Pohon Rambutan

Pohon-Rambutan

Pohon satu ini tentu akrab di telinga kita semua, karena merupakan buah kesukaan dan dapat dijumpai di mana-mana. Selain buahnya yang kenyal, manis dan enak, buah rambutan memiliki kandungan nutrisi yang banyak.

Nama ilmiahnya adalah Nephelium lappaceum. Buah ini dikenal sebagai buah khas Asia Tenggara.

8. Pohon kecapi

Pohon-kecapi

Pohon kecapi atau pohon sentul (sandoricum koejape) adalah pohon penghasil buah. Pohon kecapi berukuran rindang dan besar mencapai 30 meter.

Pohon ini merupakan flora identitas kota Bekasi karena memang banyak di sana. Buah pohon kecapi dapat dimakan buah segarnya atau diolah sebagai manisan.

Pohon kecapi dikenal juga sebagai tanaman obat yang memiliki kandungan vitamin yang baik.

9. Pohon manglid

Pohon-manglid

Pohon manglid atau Manglietia glauca BI atau Manglid baros banyak ditemui di Gunung Salak. Pohon ini mulai langka.

Pohon ini memiliki keunikan yakni tumbuh secara berkelompok dengan ketinggian mencapai 20-40 meter.

Itulah 9 diantaranya jenis pohon yang digemari ditanam oleh almarhum Ani Yudhoyono. Semoga kebaikannya membuatnya berlimpa pahala dan mendapatkan balasan surga-Nya. Amin!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2