Mencari Jalan Lain dari Krisis Sampah Plastik Selain Daur Ulang

Klikhijau.com โ€“ Daur ulang sampah. Telah dianggap salah satu solusi mengurangi volume sampah. Meski kenyataannya masih banyak sampah berserakan di mana-mana, khususnya sampah plastik. Kenyataan itu...

Mencari Jalan Lain dari Krisis Sampah Plastik Selain Daur Ulang
Bacakan Artikel

Sampah plastik yang luput di daur ulang akan terbuang sembarangkan ke lingkungan. Sebagiannya akan berakhir dan dibuang atau terkubur di tempat pembuangan sampah atau dibakar. Padahal pembakaran sampah tanpa prosedur yang tepat akan membahayakan lingkungan dan kesehatan.

Mengalihkan investasi

Saat ini ketika daur ulang dianggap kurang mampu mengatasi krisis sampah plastik. Karenanya banyak perusahaan yang beralih berinvestasi dalam proyek untuk membakar sampah plastik sebagai bahan bakar di tempat pembakaran semen.

Di antara perusahaan yang mencoba menerapkan sistem tersebut adalahย  perusahaan barang konsumen besar, termasuk Unilever (ULVR.L), Coca-Cola (KO.N), dan Nestle (NESN.S).

[irp]

Sementara itu, produksi plastik diproyeksikan berlipat ganda pada tahun 2040 - sesuatu yang diyakini oleh banyak kritikus industri berlebihan dan pendorong terbesar masalah sampah besar yang dihadapi planet ini.

Von Hernandez dari kampanye Break Free from Plastic, aliansi global yang menyerukan diakhirinya polusi plastik. Menurutnya daur ulang tidak dapat bersaing dengan produksi berlebihan.

"Jadi, yang kami butuhkan adalah batasan produksi plastik murni," katanya.

Meskipun tidak ada regulator atau perjanjian global untuk industri plastik. Namun, para ahliย  mengatakan konsumen individu dapat membantu mendorong perubahan yang diperlukan dalam perilaku perusahaan dan meminta pertanggungjawaban perusahaan melalui siklus hidup produk plastik mereka dan di mana mereka berakhir.

Hernandez juga menegaskan, warga dan konsumen dapat memaksa perusahaan-perusahaan ini untuk mengungkapkan plastik global dan jejak karbon mereka.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: