Mencari Akar Permasalahan Sampah di Laut Darubiah

Klikhijau.com - Berkarung-karung sampah berhasil dikumpulkan Kolaborasi Biru X Tim Dego-dego dari perairan Desa Darubiah, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba saat aksi bersih laut, Minggu, 15 J...

Mencari Akar Permasalahan Sampah di Laut Darubiah
Bacakan Artikel
Anjar S. Masiga

Pegiat Lingkungan. Ia Aktif di Komunitas Kolaborasi Biru

Sebagai masyarakat lokal dan juga pemerhati lingkungan, Indish berharap kesadaran pelestarian alam dilakukan secara bersama-sama demi menghasilkan dampak positif yang juga lebih besar. Saat tim gencar melakukan pengurangan sampah, di sisi lain oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab malah sekehendak hatinya melemparkan kotoran.

“Rasanya mereka (pelaut) itu diberi pembekalan pengetahuan juga terkait lingkungan termasuk bagaimana seharusnya sampah itu berakhir. Ini mesti jadi perhatian bersama, bagaimana pemerintah juga mengambil peran dalam melihat kondisi ini, sebagai hal yang penting disikapi,” jelasnya.

Wisata Bahari Bulukumba dengan kondisi sampah yang melimpah bukanlah kabar baru. Bahkan di tempat ternama sekelas Bali menghadapi permasalahan yang sama di waktu tertentu. Namun yang pelajari dari situasi tersebut adalah gagalnya pengelolaan sampah di daratan dan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan yang kerap terjadi.

“Berbicara kondisi lingkungan ini memang berat jika dilakukan secara individual. Ini perlu kesadaran dari dalam dan perlu dilakukan banyak pihak dan terpenting ketegasan pemangku kebijakan,” katanya.

Aktivitas Kolaborasi Biru merupakan program sosial yang digerakkan melalui pendanaan masing-masing relawan yang terlibat. Di Dego-dego sendiri memiliki program bersama selain aksi pengurangan sampah laut juga transplantasi karang yang dilakukan paling kurang sekali dalam sebulan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2