Menata Sampah, Mengusik Penghidupan Warga TPA Tamangapa

Menata Sampah, Mengusik Penghidupan Warga TPA Tamangapa
Suasana Konferensi Pers Alaiansi Masyarakat Terdampak TPA Tamangapa di Sekretariat Yayasan Pabbata Ummi, Foto: Ist
Bacakan Artikel
Ulfia Kalsum

Mahasiswa Magang Sosiologi Universitas Negeri Makassar

Ulfia Kalsum

Artikel terbaru dari Ulfia Kalsum (lihat semua)

Belum ada artikel terbaru lain dari penulis ini.

Di titik inilah persoalannya menjadi lebih besar dari sekadar perubahan aturan.

Bagi pemulung, sampah yang masuk ke TPA bukan semata material buangan. Sampah merupakan barang yang masih memiliki nilai ekonomi. Demikian pula bagi penyedia jasa angkut sampah mandiri, aktivitas mengangkut sampah dari masyarakat menjadi bagian dari mata pencaharian.

Ketika sistem tersebut berubah, akses terhadap sumber penghasilan pun ikut berubah.

Sosialisasi tidak sampai ke tapak?

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: