Menanti Hasil Kolaborasi KLHK dan Gojek Atasi Sampah Plastik

Klikhijau.com - Saat ini, pemerintah telah memiliki kebijakan pengelolaan sampah plastik secara nasional. Target pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70% terhadap timbulan sampah pada 2025....

Menanti Hasil Kolaborasi KLHK dan Gojek Atasi Sampah Plastik
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Saat ini, pemerintah telah memiliki kebijakan pengelolaan sampah plastik secara nasional. Target pengurangan sampah 30% dan penanganan sampah 70% terhadap timbulan sampah pada 2025.

Proses akselerasi penerapan kebijakan ini dilakukan guna mencapai target tersebut. Harapan dapat terpenuhi tujuan-tujuan pembangunan yang berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

Salah satu langkah untuk mencapai target tersebut,  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjalin kerjasama dengan Gojek.

Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Kamis, 8 Agustus 2019 antara KLHK dan Gojek dalam hal edukasi perilaku bisnis, pelayanan, dan konsumsi yang ramah lingkungan.

Inisiatif GoGreener diluncurkan perusahaan Gojek. Di mana fitur GoFood menjadi layanan pertama yang memberikan pilihan untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai. Hal ini berlaki dalam pemesanan di aplikasi serta tas pengantaran yang dirancang khusus untuk mitra driver.

Direktur Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar menyampaikan, Gojek merupakan platform teknologi yang telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat.

"Melalui kerja sama ini, KLHK dan Gojek berkomitmen dalam mengimbau kepada masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan. Dimulai dari diri sendiri dan dari lingkup gaya hidup sehari-hari," ujarnya.

Gaya hidup ramah lingkungan

Melalui inisiatif GoGreener, GoFood meluncurkan inovasi dan solusi yang mendorong gaya hidup ramah lingkungan. Pertama adalah fitur pilihan alat makan sekali pakai. Ketika memilih makanan sebelum masuk ke halaman checkout. Pastikan pelanggan untuk tidak mencentang/membeli alat makan sekali pakai di daftar menu makanan yang terdapat di bagian bawah.

GoFood tengah mengembangkan customer journey ini. Sehingga di bulan September nanti fitur ini akan masuk ke dalam halaman checkout untuk kemudahan pengecekan. Seluruh mitra merchant pun diimbau untuk berpartisipasi dalam program ini.

Inovasi kedua adalah tas pengantaran makanan khusus bagi mitra driver. GoFood menyediakan tas pengantaran yang dirancang khusus dengan kompartemen yang lebih luas dan kualitas yang lebih baik dalam menyimpan dan mengantar makanan, baik panas maupun dingin.

Istimewanya, tas ini dapat dilipat ketika driver mengantarkan penumpang sehingga mampu menunjang kinerja driver yang lebih fleksibel.

Partisipasi 1.000 outlet kuliner

Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, sebagai bagian dari ekosistem Gojek, penting bagi GoFood untuk ikut mendorong terwujudnya ekosistem bisnis yang ramah lingkungan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2