Memanfaatkan Internet untuk Mengurangi Penggunaan Kertas di Kampus

Klikhijau.com - Tampaknya dengan kemajuan teknolog internet dan aplikasi terkini, agak sulit menerima argumen agar mahasiswa tidak copy paste atau sekedar menyalin. Dosen atau asistennya dapat mema...

Memanfaatkan Internet untuk Mengurangi Penggunaan Kertas di Kampus
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Tampaknya dengan kemajuan teknolog internet dan aplikasi terkini, agak sulit menerima argumen agar mahasiswa tidak copy paste atau sekedar menyalin.

Dosen atau asistennya dapat memanfaatkan aplikasi untuk mendeteksi kadar plagiat mahasiswa. Kini, terdapat berbagai aplikasi yang dapat dipakai untuk mengetahui keotentikan sebuah tulisan.

Tentu, dibutuhkan kesadaran dan kesediaan dosen-dosen yang telah ketinggalan kereta amat jauh ini untuk belajar kembali.

Bukan justru keukeuh dan gengsian dengan alasan yang tidak dapat diterima secara akademik. Apalagi dengan alasan lebih senang atau lebih terbiasa. Apa pun yang lebih terbiasa awalnya juga tidak terbiasa bukan?

Dosen cenderung menyusahkan

Pihak universitas dapat menyediakan pelatihan atau training untuk memelekkan dosen-dosennya yang cenderung menyusahkan daripada memudahkan. Yang cenderung memusuhi teknologi, khususnya internet daripada menjadikannya partner.

Kampus-kampus tidak dapat mengklaim diri menuju universitas kelas dunia ‘world class university’ ketika kampus-kampus dunia di negara-negara maju telah giat mengkampanyekan paperless.

Sementara kita dengan penuh bangga dan pongah menganggap laporan-laporan terketik dan terprint tebal sebagai simbol kecerdasan.

Kita akan makin jauh terbelakang ketika mahasiswa dari universitas maju telah sibuk menciptakan formula-formula baru. Sementara mahasiswa kita masih sibuk mengetik dengan suara ribut laporannya hingga subuh hari.

Waktu mereka seolah habis hanya untuk mengetik. Seolah hidup mereka hanya didedikasikan untuk mengetik-ngetik laporan tebal yang menghabiskan ratusan rim kertas, yang juga berarti menghabiskan berpuluh-puluh pohon.

Tentulah ironi ketika mereka yang semestinya mengingatkan kita pentingnya menjaga pepohonan, tetapi justru mereka sendiri yang menebangnya secara tidak langsung.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2