Memahami Krisis Iklim dan Penyebabnya, Ayo Ambil Peran untuk Bumi!

Klikhijau.com - Sadar atau tidak, akhir-akhir ini krisis iklim kian intens terjadi dan menjadi sumber ancaman paling besar bagi keberlangsungan  hidup bumi. Beberapa waktu lalu, pidato Presiden Jok...

Memahami Krisis Iklim dan Penyebabnya, Ayo Ambil Peran untuk Bumi!
Bacakan Artikel
Yusrawati

Mahasiswa Magang Klikhijau dari Prodi Sosiologi UNM

Dari hasil studi menunjukkan pemanasan global sendiri dimulai sejak revolusi industri. Industri kertas dan plastic menjadi pemicu pemanasan global.


  1. Penggunaan listrik


Kalau kita mempunyai kebiasaan boros menggunakan listrik maka sebaiknya mulai sekarang kita lebih bijak menggunakannya. Sebab ternyata listrik menjadi pemicu paling besar pemanasan global. Sebagian besar listrik diproduksi dari batu bara, gas alam dan minya bumi.

Sedangkan perlu diketahui untuk pembakaran batu bara sendiri membutuhkan 2 miliar ton emisi CO2 pertahun.

Disisi lain, elektronik menggunakan pembangkit tenaga listrik maka hal tersebut bisa menjadi penyebab pemanasan global. Hal ini terjadi karena gas berflourinasi yang dihasil alat elektronik lebih besar dan kuat yaitu 23.000 lebih besar dari karbiondioksida.


  1. Sisa makanan


Nah siapa yang suka membuang buang makanan? Sebenarnya bagaimana makanan bisa menjadi penyebab pemanasan global?

Hal tersebut bisa terjadi karena tentunya untuk membuat makanan memerlukan energi dan air dan sepertiga energi yang digunakan berasal dari pembangkit tenaga listrik yang berbahan bakar fosil.  Maka secara tidak langsung saat menyia nyiakan makanan kita sedang berkontribusi dalam pemanasan global.


  1. Gas kendaraan


Tahu tidak kalau transportasi yang kita gunakan selama beraktivitas ternyata mengeluarkan senyawa yang bahaya bagi bumi bahkan bagi manusia. Kontribusi kendaraan bermotor sendiri sebanyak 70% senyawa berbahaya melipui (nitrogen monoksida, karbon monoksida, Sulfur Dioksida (SO2) dan Partikulat (PM).

FYI, setiap liter  bahan bakar yang digunakan menyumbang sebanyak 2 kilogram CO2 ke atmosfer bumi. Maka untuk mencegah pemanasan global sudah saatnya untuk mulai mengurangi penggunaan bahan bakar yang tak terbarukan.

Pentingnya menjaga kestabilan GRK

Semua aktivitas manusia di atas menjadi penyebab pemanasan global atau efek Gas Rumah Kaca (GRK).

Efek rumah kaca adalah istilah yang merujuk pada bumi yang memiliki efek seperti rumah kaca dimana gas dalam atmosfer bumi mampu menghalangi panas matahari. Gas rumah kaca tersebut antara lain karbondioksida co2, metana, nitrogen dioksida, dan gas cholorofluorocarbons(cfcs).

Tanpa adanya gas rumah kaca ini suhu bumi akan lebih dingin dari 30 derjata celcius. Namun titik masalahnya konsentrasi gas rumah kaca ini meningkat terus secara berlebihan inilah yang membuat pemanasan global terjadi.

Sejatinya  gas karbondioksida co2, metana dan nitrogen dioksida adalah gas yang secara alami terkandung didalam atmosfer namun meningkat karna ulah manusia. Sedangkan gas cholorofluorocarbons(CFCs) ditimbulkan oleh kegiatan manusia.

Pada dasarnya perubahan iklim bisa terjadi secara alamiah karena perubahan orbit dan rotasi bumi, variasi aktivitas matahari, kelemahan kemampuan bumi untuk memantulkan sinar matahari, aktivtas gunung berapi, sampai berubahnya konsentrasi CO2.

Namun, proses alami ini tidak akan memberikan dampak yang begitu serius pada perubahan iklim. Perubahannya begitu lambat dan tidak membahayakan. Aktor utama penyebab dari perubahan iklim yang terjadi saat ini adalah manusia.

Sudah saatnya untuk minimal membuat perubahan dengan memulai aksi dari diri sendiri. Pada dasarnya maalah iklim tak lepas dari ulah manusia maka sudah sepatutnya untuk bertanggung jawab bukan hanya untuk kebaikan bumi tapi juga untuk kebaikan kita bukan?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2