Melihat Inovasi Mahasiswa KKNT Unhas Tingkatkan Pertanian Organik Desa Kindang

Klikhijau.com โ€“ Beberapa waktu lalu. Desa Kindang, Bulukumba kembali kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka berasal dari kampus merah Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Seperti...

Melihat Inovasi Mahasiswa KKNT Unhas Tingkatkan Pertanian Organik Desa Kindang
Bacakan Artikel

Program kerja yang mereka laksanakan merupakan juga program kerja individu yang dikomandoi oleh Muh. Rafli, Muh. Irfan dan Harmita Ningsih.

Kegiatan tersebut mereka namai Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Pakan Fermentasi dari Rumput Gajah (Silase), Pestisida Nabati dari Kunyit Dan Bawang Merah dan dan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Rumah Tangga.

[irp]



  • Pakan fermentasi



Pada saat pembuatan pakan fermentasi (Silase), Rafli mengatakan bahwa pakan fermentasi bertujuan agar dapat menambah nafsu makan pada ternak dan dapat disimpan lama untuk digunakan guna mengatasi kesulitan dalam mendapatkan pakan hijauan terutama pada musim kemarau.

"Silase merupakan pakan hijau ternak yang diawetkan yang disimpan dalam plastik kedap udara/silo/drum dan sudah terjadi proses fermentasi dalam keadaan anaerob/tanpa udara," jelas Rafli.

Pada proses pembuatan pakan ternak ini membutuhkan waktu fermentasi selama kurang lebih 21 hari lamanya. Silaseย  dapat bertahan selama kurang lebih 3 bulan.



  • Pestisida nabati



Muh. Irfan, salah seorang mahasiswa KKNT menjelaskan pestisida nabati yang terbuat dari kunyit dan bawang merah dapat mengusir hama dan dapat berfungsi sebagai fungisida yaitu untuk mengatasi serangan hama terutama pada tanaman hortikultura.

"Proses pembuatannya dapat dilakukan dengan menimbang kurang lebih 200 g kunyit lalu dihancurkan dan ditambahkan 1 liter air, lalu bawang merah dihancurkan dan ditambahkan kedalam larutan kunyit lalu di aduk dan disaring," jelas Irfan.ย  โ€œUntuk pengaplikasian pestisida nya dapat dilakukan pengenceran sebelum diaplikasikan pada tanaman," sambungnya.

[irp]



  • Pembuatan POC



Sementara itu, Harmita Ningsih mensosialisakan bagaimana cara pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga.

"Bahan yang digunakan yaitu 1 kg limbah sayur, 1 kg daun gamal, 1 kg batang pisang bagian dalam, 2 tutup botol EM 4, masing-masing 1,5 liter gula merah, air cucian beras dan air kelapa, serta 3 saset terasi yang dimasukkan kedalam karung. Bahan-bahan tersebut kemudian dicampurkan lalu disaring dan dimasukkan dalam ember yang tutupnya dilubangi untuk memasukkan selang kedalam karung melalui lubang yang di buat lalu ditutup dan direkatkan dengan selotip," Jelas Harmita..

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: