Luka Karena Jerat Babi, Kaki Beruang Madu Ini Diamputasi

Klikhijau.com - Perburuan beruang atau satwa lain dengan alasan memburu babi sering terjadi di Aceh memudahkan pemburu keluar masuk hutan. Dua beruang madu (Helarctos malayanus) terkena jerat yang dip...

Luka Karena Jerat Babi, Kaki Beruang Madu Ini Diamputasi
Bacakan Artikel

Sapto mengatakan, pada 14 Juni 2019, kaki belakang anak beruang tersebut diamputasi. Dalam perkembangannya, belum bisa dipastikan apakah bisa dilepaskan ke hutan atau tidak. Kasus beruang yang terluka akibat jerat babi sudah terjadi beberapa kali di Aceh. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak buruk pada populasi keseluruhan.

Sabri, warga Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya mengatakan, daerahnya memang sering didatangi pemburu babi asal Nias, Sumatera Utara. Masyarakat tidak mempermasalahkan, karena babi memang dianggap hama oleh masyarakat.

โ€œMereka beberapa kali datang ke sini untuk menangkap babi, tapi saat ini kami tidak tahu keberadaan mereka. Warga beberapa kali sudah mengingatkan agar para pemburu tidak memasang jerat sembarangan,โ€ ujarnya.

Sebelumnya, pada 13 April 2019, personil Reskrim Polres Aceh Barat, Aceh, menangkap lima masyarakat yang memperjualbelikan beruang madu. Mereka diciduk di Desa Leuhan, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat.

Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu Muhammad Irsal mengatakan, beruang madu hasil perburuan ilegal itu hendak dijual ke penampung asal Sumatera Utara.

[irp posts="5118" name="Begini Cara Simpanse Afrika Bertahan Hidup di Habitat tanpa Hutan"]

Perburuan

Koordinator Monitoring Forum Konservasi Leuser (FKL), T. Fahlevi mengatakan, perburuan beruang atau satwa lain dengan alasan memburu babi sering terjadi di Aceh. Memburu babi dipakai sebagai alasan agar mudah keluar masuk hutan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: