Lima Negara Asia Jadi Ancaman Bagi Target Perjanjian Iklim Paris

Klikhijau.com โ€“ Tercatat ada lima negara Asia yang bertanggung jawab atas 80 persen pembangkit listrik batu bara baru. Pembangkit listrik itu direncanakan akan dibangun di seluruh dunia. Bukannya k...

Lima Negara Asia Jadi Ancaman Bagi Target Perjanjian Iklim Paris
Bacakan Artikel

Ketua penelitian Carbon Tracker, Catharina Hillenbrand Von Der Neyen berujar, "Benteng terakhir kekuatan batu bara ini seakan โ€˜berenang melawan arus', padahal ada energi terbarukan yang menawarkan solusi yang lebih murah untuk mendukung target iklim global.โ€

Pada laporan tersebut, juga disebutkan bahwa 92 persen dari proyek pembangunan pembangkit istrik batu bara yang direncanakan di lima negara Asia itu tidak akan menguntungkan secara ekonomi. Sebaliknya, proyek dinilai hanya memboroskan anggaran hingga $150 miliar.

Catharina Hillenbrand Von Der Neyen menyarankan agar para investor harus menghindari proyek-proyek pembangkit listrik batu bara baru. Karena sangat besar kemungkinannya ย akan menghasilkan pengembalian negatif sejak awal.

Di antara lima negara asia yang โ€œngototโ€ ingin membangun pembangkit listrik batu bara itu. Menurut Carbon Tracker, hampir tiga perempat pembangkit listrik batu bara yang beroperasi secara global saat ini, lebih dari setengahnya berada di negara Cina.

[irp]

Namun, Carbon Tracker mengatakan sekitar 27 persen pembangkit yang ada jauh dari harapan secara keuntungan. Karena ย tidak menguntungkan secara ekonomi. Sementara 30 persen lainnya berada di titik ย pulang pokok atau break even.

Tidak berhenti di situ saja, Carbon Tracker juga menyebutkan jikaย  pembangkit listrik batu bara senilai $220 miliar yang ada saat ini. Sangat besar kemungkinannya akan terbengkalai jika target Perjanjian Iklim Paris benar-benar tercapai.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: