Lebih Dekat dengan Kacang Arab, Pangan Masa Depan dan Berkelanjutan

Klikhijau.com - Kacang arab atau Cicer arietinum merupakan tanaman yang kaya protein. Tanaman ini adalah satu dari tanaman budidaya yang paling kuno. Ia termasuk suku Fabaceae, suku penghasil polong b...

Lebih Dekat dengan Kacang Arab, Pangan Masa Depan dan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kacang arab atau Cicer arietinum merupakan tanaman yang kaya protein. Tanaman ini adalah satu dari tanaman budidaya yang paling kuno. Ia termasuk suku Fabaceae, suku penghasil polong berukuran kecil. Warnanya kekuningan.

Ada dua jenis kacang arab, yakni Desi. Desi dari bahasa Hindi yang memiliki arti negara atau lokal. Ukuran kacang arab ini lebih kecil, lebih gelap, dan memiliki kulit yang kasar, umumnya dibudidayakan di anak benua India, Meksiko, Ethiopia, dan Iran.

Jenis kedua adalah Kabuli, ukurannya lebih terang, lebih besar, dan kulit lebih halus; sekain ditanam di Eropa Selatan, Afghanistan, Afrika Utara, ย dan Chili, jenis ini juga diperkenalkan di anak benua India pada abad ke-18.

Menurut tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Wolfram Weckwerth dari Universitas Wina yang telah melakukan studi untuk menyelidiki variasi alami berbagai genotipe kacang arab dan ketahanannya terhadap stres kekeringan.

[irp]

Dilansir dari Newswise, para ilmuwan mampu menunjukkan bahwa kacang arab adalah tanaman polong-polongan yang tahan kekeringan dengan kandungan protein tinggi yang dapat melengkapi sistem budidaya biji-bijian bahkan di daerah perkotaan. Studi tersebut baru-baru ini dipublikasikan dalam majalah spesialis The Plant Biotechnology.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: