Lari Sekali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Kematian Dini, Benarkah?

Klikhijau.com - Lari merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. Bukan hanya dari sisi kesehatan saja, lari juga tidak perlu menggunakan alat tambahan. Rutin berolahraga lari ini setidak...

Lari Sekali Seminggu Bisa Kurangi Risiko Kematian Dini, Benarkah?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Lari merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. Bukan hanya dari sisi kesehatan saja, lari juga tidak perlu menggunakan alat tambahan.

Rutin berolahraga lari ini setidaknya seminggu sekali bisa menurunkan risiko kematian dini.

Hal ini merupakan temuan sebuah penelitian yang terbit di British Journal of Sports Medicine. Hasil penelitian ini menunjukkan, lari dapat secara signifikan meningkatkan kesehatan dan mengurangi resiko kematian dini.

Bahkan, semakin sering Anda berlari, semakin rendah pula peluang kematian dini. Anda juga tidak perlu berlari cepat atau jauh untuk memperoleh manfaat tersebut.

Hasil riset yang sudah ada menemukan bahwa lari mengurangi risiko obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, difabilitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. Berlari juga meningkatkan ketahanan aerobik, fungsi jantung, keseimbangan, dan metabolisme.

Hal-hal ini adalah komponen penting dalam kesehatan secara keseluruhan. Jadi, tentu masuk akal bila lari dikaitkan dengan peningkatan usia hidup.

Tetapi bukti-bukti ilmiah yang ada masih tidak konsisten mendukung keterkaitan ini.

Penelitian ini meringkas hasil 14 studi individual pada hubungan antara lari atau jogging dengan risiko kematian dengan berbagai sebab, penyakit jantung, dan kanker.

Peneliti mengumpulkan data lebih dari 230.000 peserta penelitian, 10% di antaranya pelari.

Penelitian-penelitian ini melacak kesehatan para peserta selama 5,5 hingga 35 tahun. Selama periode penelitian ini, 29.951 peserta meninggal.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2