Kunjungan ke SMA 14 Gowa, Mahasiswa PPG Geografi UNM Edukasi Siswa Mengolah Sampah

Klikhijau.com – Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Geografi Univeristas Negeri Makassar (UNM) melalui proyek kepemimpinan II mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Kabupaten G...

Kunjungan ke SMA 14 Gowa, Mahasiswa PPG Geografi UNM Edukasi Siswa Mengolah Sampah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan Geografi Univeristas Negeri Makassar (UNM) melalui proyek kepemimpinan II mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 14 Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini dalam rangka penyuluhan pengolahan sampah kepada siswa kelas XI, Senin 18 September 2023.

Program tersebut mengusung tema “Olah Pikiranmu, Olah Sampahmu, Olah Lingkunganmu” yang menghadirkan staff Program dan Partnership Klikhijau, Arman Jaya sebagai pembahas.

Ketua Panitia Pelaksana, Syaifu Shahabi, menagatakan sebagai kandidat guru profesional yang kini menjalani proses pendidikan dari bidang ilmu geografi tentu dekat isu lingkungan yang kini menjadi topik penting untuk dibahas, terlebih di lingkungan sekolah yang cukup sulit menghindar dari sampah plastik dalam aktivitas sehari-hari.

“Bidang ilmu geografi membahas banyak hal, salah satunya dengan lingkungan hidup, sehingga kita menghadirkan pembicara yang kesehariannya terlibat langsung dengan sampah sebagai salah satu bagian yang menjadi permasalahan di masyarakat, dan kami bersama teman-teman berterimakasih kepada pihak sekolah yang telah bersedia menjadi lokasi kegiatan kami,” kata Syaiful.

Kegiatan tersebut disambut baik Kepala Sekolah SMAN 14 Gowa yang diwakilkan kepada Syaharuddin, terimakasih telah mengunjungi kami dan membahas topik yang cukup penting terlebih pada lingkungan sekolah.

“Jadi di sekolah ini, saya secara pribadi sering memperhatikan para siswa saya saat beraktivitas di sekolah, kesadaran tentang menjaga kebersihan itu memang perlu didorong lagi, demikian dengan kepala sekolah itu sering sekali keliling memperhatikan kelas dan tak jarang juga memungut sampah,” kata Syahar.

Dirinya menggugah kesadaran para siswa dengan cerita sampah yang dibuang oleh oknum yang kemudian dipungut orang lain.

“Apakah kita tidak berdosa jika sampah yang kita buang itu dipungut oleh guru kita?” tanyanya.

Lebih jauh, Syaharuddin menegaskan kepada siswa untuk memanfaatkan moment kali untuk memahami bahaya kerusakan lingkungan dan hal lain yang akan dibahas.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2