Krisis Iklim Benar-Benar Bukan Hal Sepele, Merefleksi Kembali ‘Before the Flood’

Klikhijau.com – ‘Before The Flood’ merupakan film dokumenter yang menampilkan dampak krisis dan perubahan iklim dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Diterjemahkan ke dalam 45 bahasa, film i...

Krisis Iklim Benar-Benar Bukan Hal Sepele, Merefleksi Kembali ‘Before the Flood’
Bacakan Artikel

Namun, perluasan industri minyak kelapa sawit di sini telah mengambil 80 persen hutan sehingga mengkibatkan hewan-hewan kehilangan tempat tinggalnya.

Fakta lain menyebut, hewan ternak merupakan penghasil gas metana terbesar di dunia.

Sebanyak 10,12 persen total emisi Amerika Serikat berasal dari sapi. Metana adalah gas rumah kaca yang paling kuat, setiap molekul metana setara dengan 23 molekul karbon dioksida (CO2).

Solusi dalam mengatasinya adalah mengganti penggunaan daging sapi dengan daging ayam. Dengan begitu dapat membantu mengurangi 80 persen emisi.

Krisis iklim yang terjadi juga mengakibatkan es di kutub mencair, menigkatkan permukaan air laut, dan membuat suhu bumi lebih hangat.

Tidak hanya itu, dalam 30 tahun terakhir sebanyak 50 persen batu karang telah menghilang dan mengakibatkan berkurangnya mata pencaharian. Peristiwa ini terjadi karena perilaku manusia terhadap alam sehingga dampak buruknya juga akan dialami oleh manusia.

“Planet Bumi ini hanya sebuah perahu kecil, jika perahu ini tenggelam, kita semua akan tenggelam bersama,” – Ban Ki Moon.

Sejatinya, jika perahu kecil ini semakin lama semakin lapuk namun tak ada usaha untuk memperbaikinya, apakah manusia yang hidup di bumi sekarang hanya  sekadar menunggu tenggelam?

Semoga bisa menjadi renungan dan refleksi bersama, sahabat hijau!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2