Konservasi Tetap Beradaptasi di Masa Pandemi Covid-19

Klikhijau.com – Pandemi Covid-19 telah berdampak nyata pada segala dimensi kehidupan, termasuk di bidang konservasi. Meski begitu, aktivitas penguatan konservasi di Sulawesi Selatan tetap berjalan den...

Konservasi Tetap Beradaptasi di Masa Pandemi Covid-19
Bacakan Artikel

Selama tahun 2020, BBKSDA Sulsel bersama dengan mitra-mitra konservasi telah memfasilitasi 10 desa calon pelaksanaan kemitraan konservasi di blok tradisional untuk peningkatan ekonomi produktif masyarakat di masa pandemi.

Penjajakan kerjasama dengan para mitra juga dilakukan untuk pengembangan sarana prasarana wisata alam dengan Pemda Luwu Timur, Pemda Takalar dan Pemda Soppeng.

Termasuk kerjasama dengan mitra penangkar koral dalam bentuk pemberdayaan masyarakat dan dengan ekspedisi pengiriman (JNE) di 200 titik di Sulselbar untuk pencegahan perdagangan illegal tumbuhan dan satwa liar.

Kerjasama dan koordinasi pengendalian dan peredaran TSL juga dilakukan bersama dengan instansi terkait antara lain Balai Besar Karantina, POLDA Sulsel, TNI, Balai Gakkum, Balai Litbang LHK, Otoritas Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Otoritas Pelabuhan Laut Soekarno Hatta Makassar, Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspedisi, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan, dan mitra pemilik ijin edar TSL.

Catatan menarik

Permasalahan yang dihadapi dalam penyelenggaraan kegiatan konservasi adalah masih terjadinya perdagangan illegal TSL, konflik kawasan konservasi, konflik antara satwa dan manusia serta belum mantapnya prakondisi untuk kemitraan konservasi yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekosistem dan wisata alam terbatas yang merupakan skema baru dalam kelola kawasan konservasi.

Masalah lain adalah pengelolaan database konservasi TSL dan pengelolaan wisata yang belum mantap dan terintegrasi. Sedang tantangan yang dihadapi saat ini dan ke depan adalah belum terintegrasinya komunikasi dan koordinasi lintas sektor serta sinergi program dan urun daya (keahlian, fasilitas, teknologi, pendanaan) yang belum mantap.

Tantangan dan permasalahan khususnya di masa pandemi adalah kepatuhan dalam penerapan protokol pencegahan penularan covid yang harus didukung dengan adanya tingkat kesadaran publik dan pemangku kepentingan serta penguasaan teknologi informasi.

Kepala BBKSDA Sulsel, Ir. Thomas Nifinlury, M.Sc., mengatakan, selama pandemi, tren wisata alam tetap mengalami peningkatan signifikan.

“Penerimaan devisa negara justru meningkat di era pandemi. Ini menunjukkan bahwa ada potensi besar di bidang konservasi kaitannya dengan ekonomi kreatif di bidang konservasi,” pungkasnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2