KLHK Kukuhkan 5 Profesor Riset Lagi, Ini Nama dan Kepakarannya!

Klikhijau.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali mengukuhkan 5 profesir riset pada Kamis, 3 Desember 2020. Kelima Profesor riset tersebut adalah Prof. Ris. Mudji Susanto, P...

KLHK Kukuhkan 5 Profesor Riset Lagi, Ini Nama dan Kepakarannya!
Bacakan Artikel

Teknologi dan manajemen sebagai pendukung pemuliaan dapat mengurangi waktu proses pemuliaan serta dapat mengatur peningkatan sifat benih yang dimuliakan sesuai kebutuhan benih unggul industri hilir.

Prof. Ris. Tyas Mutiara Basuki, dengan judul orasi “Peningkatan Peran Hutan Melalui Sinergi Fungsi Hutan sebagai Pengatur Tata Air Daerah Aliran Sungai dan Penyerap CO2” memaparkan tentang sinergi fungsi hutan dalam mengatur tata air DAS dan sekaligus menyerap CO2 tercermin dalam pengendalian puncak-puncak debit, erosi-sedimentasi, dan peningkatan aliran dasar.

[irp]

Namun pada beberapa kondisi biofisik tertentu seperti DAS dengan geologi batuan kapur dapat mengurangi aliran dasar dan secara global dalam penyuplai kelembaban atmosfer yang menstimulasi terjadinya hujan.

Menurut Profesor Tyas, pengendalian puncak debit bervariasi tergantung jenis tegakan, intensitas dan jumlah hujan, serta kelembaban tanah.

Prof. Ris. Anthonius Yan Pancratius Bambang Catur Widyatmoko, dengan judul orasi “Aplikasi Genetik Molekuler untuk Konservasi Genetik Tumbuhan Hutan Tropis Terancam Punah” memaparkan tentang kegiatan konservasi genetik tumbuhan hutan memerlukan kontribusi dari genetika molekuler, yaitu bidang genetika yang berhubungan dengan struktur dan aktifitas materi genetik di dalam makhluk hidup, termasuk gen-gen pengatur sifatnya.

Informasi genetik tumbuhan hutan dapat diperoleh menggunakan berbagai penanda molekuler, yaitu isozyme, RFLP (Restriction Fragment Length Polymorpism), marka DNA dan sekuensing.

Sementara, Prof. Ris. Haruni Krisnawati dengan judul orasi: “Pengembangan Sistem Penghitungan Karbon Hutan Nasional untuk Memperkuat Pengukuran, Pelaporan dan Verifikasi (MRV) Mitigasi Perubahan Iklim”, memaparkan tentang penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan riset dan inovasi yang harus terus ditingkatkan untuk mengisi kesenjangan data dan informasi.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: