KKN Unhas Dorong Pertanian Organik di Desak Kindang

oleh -107 kali dilihat
KKN Unhas Dorong Pertanian Organik di Desak Kindang
Mahasiswa KKN Unhas saat melakukan peninjauan lokasi pertanian di dampingi ketua BPD Desa Kindang-foto/Adi

Klikhijau.com – Selalu ada cerita baru yang dibawa sebuah kedatangan. Semisal kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Universitas Hasanuddin (Unhas)  Makassar di Desa Kindang.

Kedatangan delapan orang mahasiswa KKN itu, membawa cerita baru, khususnya dalam hal pertanian. Mereka membawa tawaran untuk mendorong pertanian organik di Desa Kindang, Kec. Kindang, Bulukumba.

Hal itu terungkap dalam seminar program kerja mereka yang dilaksanakan di Aula Serba Guna Desa Kindang, Kamis 5 Januari 2023.

Desa Kindang, selama ini memang dikenal sebagai daerah pertanian.  Dominan masyarakatnya berkecimpung di dunia pertanian.

KLIK INI:  Di Korsel, Mahasiswa Bisa Beli Kopi dan Buku dengan Tinja

Hanya saja ada beberapa masalah yang ditemukan mahasiswa KKN selama observasi mereka, di antaranya, adanya kondisi tanah yang mulai rusak akibat penggunaan pupuk kimia, dan pengendalian hama yang belum tepat dengan pestisida kimia oleh para petani

Karena itu, untuk memulihkan dan menghindarkan tanah dari kerusakan, maka jalan terbaik yang harus ditempuh adalah menggunakan pupuk organik dan pestisida nabati.

“Pupuk organik, reaksinya memang lebih lambat daripada pupuk kimia, tapi dampak jangka panjangnya akan lebih baik, karena pupuk organik dapat berperan dalam memperbaiki kualitas tanah, memperbaiki PH tanah, meningkatkan jumlah mikroorganisme dalam tanah,” ujar Nadilla Aprilia. D,  salah seorang mahasiswa KKN Unhas gelombang 109.

Gadis manis berkacamata itu juga menambahkan bahwa salah satu kendala yang dihadapi, yaitu kurangnya pemahaman petani mengenai hal tersebut.

KLIK INI:  Perihal yang Patut Dinantikan dari Opap Gempa Makassar di November

“Dengan kehadiran kami semoga dapat memberikan pemahaman terhadap petani bahwa perlu memperhatikan dampak di masa yang akan datang. Untuk menerapkan pertanian organik kuncinya ialah konsisten,” tambag Nadilla.

Untuk membuat Pupuk Organik Cair (POC) dan Pestisida Nabati nantinya, para mahasiswa KKN ini akan memanfaatkan limbah organic dan tetumbuhan yang tumbuh di Desa Kindang

Mereka yakin bahwa tak sulit untuk memeroleh bahannya, sebab bahan tersebut yang mudah didapatkan karena tersedia di sekitar kita.

Pertanian organik sendiri diklaim sebagai pertanian yang berpihak pada lingkungn alias ramah lingkungan.

KLIK INI:  Temukan Sensasi Bertemu Tanaman di Rumah Galeri Bulukumba
Perihal pertanian organik

Dilansir dari cybex.pertanian, pertanian organic memiliki dua pengertian, yaitu dalam arti sempit dan luas.

Dalam artian sempit, yakni suatu sistem pertanian yang bebas dari bahan– bahan kimia. Sedangkan dalam artian luas, maka pertanian organic dalah sistem produksi pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari atau membatasi penggunaan bahan kimia sintetis (pupuk kimia/pabrik, pestisida, herbisida, zat pengatur tumbuh dan aditif pakan).

KLIK INI:  Ketika Menteri Siti Terbang ke Lampung Selatan karena Siti

Tujuan pertanian organik adalah untuk menyediakan produk pertanian yang aman bagi lingkungan dan juga kesehatan.

Selain mendorong pertanian organik, kehadiran mahasiswa KKN tersebut juga untuk meningkatkan pemasaran pada produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena masih banyaknya UMKM yang terkendala pada beberapa hal, yaitu kemasan, pemasaran, dan brand

Hal lain yang ingin mereka adalah mewujudkan Desa Kindang sebagai sentra buah. Hanya saja kendala yang mereka temukan adalah pengetahuan mengenai potensi jenis buah atau tanaman buah yang cocok setiap dusun di Desa Kindang masih minim.

KLIK INI:  Kisah Bestie, dari Perangkap Kandang Jebak Menuju Zona Inti TN Gunung Leuser