Kaya Khasiat, Begini Cara Budidaya Tanaman Yakon
Klikhijau.com - Tanaman yakon (yacon) yang di Indonesia lebih terkenal dengan nama daun insulin, telah menjadi populer sejak tahun 2007 sebagai tanaman obat. Kata yacon sendiri berasal dari bahas...
Klikhijau.com - Tanaman yakon (yacon) yang di Indonesia lebih terkenal dengan nama daun insulin, telah menjadi populer sejak tahun 2007 sebagai tanaman obat.
Kata yacon sendiri berasal dari bahasa Indian Quechua, Yakku yang memiliki arti tanpa rasa dan Unu yang berarti air.
Namun demikian, tanaman yang berasal dari Lembah Andean, Colombia, Peru, Ekuador, Argantina, dan Bolivia ini—di berbagai negara memiliki varian yakon masing-masing.
Misalnya di Brazil tanaman ini lebih dikenal dengan kentang yakon atau kentang diet. Sedangkan di Ekuador dan Peru lebih dikenal dengan nama aricoma atau jicama.
[irp]
Sedangkan di Amerika Serikat dinamai yacon strawberry dan di Indonesia dikenal dengan yakon atau daun insulin.
Tanaman dari ordo Asterales ini memiliki banyak manfaat. Ia mampu mencegah migrasi polymorphonuclear leucocyites, antioksidan, immunomodulasi, dan efek sitoprotektor.
Bahkan menurut M. Aditya dan Dika Pratiwi Adifa, (2016) ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa yakon dalam bentuk teh dapat menurunkan kadar gula darah. Tidak hanya itu, tapi juga dapat meningkatkan kadar insulin, khususnya pada tikus yang terinduksi bahan diabetik.
Saat ini banyak masyarakat yang memanfaatkan tanaman yang bernama ilmiah Smallanthus sonchifolius ini untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah.
Tanaman ini dianggap ampuh mengatasi diabetes melitus (DM), yang merupakan jenis penyakit metabolik yang dikarakteristikkan dengan peningkatan kadar glukosa darah di atas nilai normal (hiperglikemia).
Akar tanaman ini mengandung fruktooligosakarida yang tinggi yang tidak dimetabolisme dalam saluran pencernaan manusia dan karena itu apabila dikonsumsi tidak meningkatkan glukosa dalam darah.
Yakon memiliki daun hijau tua yang besar, batangnya dapat mencapai tinggi 1,5 sampai 3 meter. Akarnya dapat berfungsi sebagai penyimpanan cadangan makan.
[irp]
Cara budidaya
Tanaman dari dari kingdom plantae, divisi Magnoliophyta, dan kelas Magnoliopsida ini, dapat dibudidayakan di dataran tinggi dengan ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (Mdpl) yang bersuhu harian 26°C, kelembapan 65–95 persen, dan mendapat penyinaran matahari selama 10 hingga 13 jam. Hal yang perlu dilakukan untuk membudidayakan tanaman ini, yakni:-
Menyiapkan bibit
-
Membuat bedengan
-
Gunakan mulsa plastik atau tanaman
-
Memindahkan bibit
-
Memberikan pupuk
-
Menyiram secara rutin
-
Panen saat berumur 2,5 bulan
-
Sisahkan 2-3 daun
-
Panen 6 kali