Kartini Era Baru, Generasi Muda Melawan Mikroplastik

Klikhiaju.com - Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April sering kali identik dengan kebaya, sanggul, dan seremoni tentang emansipasi. Namun, tahun 2026 membawa pesan yang lebih mendalam dan men...

Kartini Era Baru, Generasi Muda Melawan Mikroplastik
Bacakan Artikel

“Budaya memilah sampah dan mengurangi plastik sekali pakai itu krusial, dan harus terus dibiasakan di lingkungan sekolah. Tapi itu saja tidak cukup. Jangan sampai semua beban lingkungan diletakkan di pundak individu, sementara negara dan industri tetap beroperasi dengan cara lama tanpa perubahan sistemik,” tegas perwakilan Jayca.

Pandangan tajam ini didukung oleh Andi Arifianto, Guru Seni Budaya SMAN 1 Driyorejo. Baginya, krisis lingkungan adalah persoalan sistemik.

"Kalau hanya mengandalkan perubahan perilaku siswa, itu tidak akan sanggup membendung laju polusi. Harus ada dukungan kebijakan yang jelas dan konsisten dari pemerintah. Sekolah bisa memulai dari edukasi, tapi perubahan besar tetap butuh komitmen dari regulasi negara dan tanggung jawab industri terhadap kemasan mereka,” jelas Andi.

Kepala Sekolah SMAN 1 Driyorejo, Alif Hanifah, memandang kegiatan ini sebagai bentuk transformasi pendidikan.

“Sekolah harus menjadi tempat siswa belajar langsung dari isu nyata yang mereka hadapi, bukan sekadar menghafal teori di buku teks. Realitas mikroplastik ini adalah kurikulum kehidupan yang sebenarnya,” ujarnya mantap.


Menghidupkan Semangat Kartini

Perjuangan Kartini dahulu adalah perjuangan untuk membuka mata. Di tahun 2026, semangat itu bermanifestasi dalam keberanian untuk melihat kenyataan pahit krisis ekologi dan bertindak atasnya. Di akhir kegiatan, para siswa SMAN 1 Driyorejo tidak pulang dengan tangan hampa. Mereka pulang dengan komitmen baru.

“Mulai dari hal sederhana dulu, seperti bawa tumbler atau tas belanja sendiri,” tutup Aisyah dengan optimisme.

Peringatan Hari Kartini di Driyorejo tahun ini memberikan satu kesimpulan penting: Emansipasi sejati adalah ketika kita mampu membebaskan diri dari ketergantungan pada plastik sekali pakai yang merusak bumi. Generasi muda telah bersuara, mereka telah sadar, dan mereka mulai bergerak. Sekarang, pertanyaannya adalah: apakah pemerintah dan industri siap untuk berjalan beriringan dengan mereka sebelum mikroplastik benar-benar menguasai ekosistem kita?

 

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2