Hal Positif dari Covid-19, Polusi Udara Turun di Daerah Perkotaan

Klikhijau.com - Benar saja, selalu ada hal-hal baik di balik sebuah peristiwa. Semisal kedatangan virus corona atau covid-19, meski sangat mengkhawatirkan. Namun tetap membawa dambak baik bagi lingkun...

Hal Positif dari Covid-19, Polusi Udara Turun di Daerah Perkotaan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Benar saja, selalu ada hal-hal baik di balik sebuah peristiwa. Semisal kedatangan virus corona atau covid-19, meski sangat mengkhawatirkan. Namun tetap membawa dambak baik bagi lingkungan, khususnya penurunan polusi udara.

Beberapa waktu lalu Klikhijau "Sisi Lain, Covid-19 Mengajak Kita Lebih Mencintai Bumi". Dan sebuah bukti nyata bahwa bumi perlahan membaik dengan berkurangnya aktivitas manusia di luar rumah.

Di eropa, sebagaimana di laporkan Reuters, bahwa polusi udara telah menurun di daerah perkotaan di seluruh Eropa. Penurunan itu dipicu oleh aktivitas manusia yang membatasi diri beraksi di luar rumah.

Banyak warga negara mengunci diri dalam rumah karena "takut" terpapar virus corona. Kota-kota termasuk Brussels, Paris, Madrid, Milan dan Frankfurt menunjukkan penurunan tingkat rata-rata nitrogen dioksida berbahaya selama 5-25 Maret, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut gambar satelit Sentinel-5.

Penurunan itu bertepatan dengan pembatasan transportasi jalan di banyak negara Eropa yang membatasi transportasi jalan. Transportasi seperti mobil, motor dan pesawat menjadi sumber polusi, yakni nitrogen oksida terbesar.

Nitrogen dioksida ancaman bagi kesehatan

Nitrogen dioksida adalah senyawa kimia dengan rumus NO2. Satu dari beberapa oksida nitrogen, NO2 digunakan sebagai bahan sintesis untuk pembuatan asam nitrit, yang produksinya mencapai jutaan ton tiap tahunnya. Gas ini berwarna merah-kecoklatan dan merupakan gas beracun, baunya menyengat, dan merupakan salah satu polutan udara utama.

Badan Antariksa Eropa (ESA) dan dianalisis oleh Aliansi Kesehatan Masyarakat Eropa (EPHA) nirlaba belum lama ini mempublikasikan gambar-gambar yang menunjukkan perubahan kepadatan nitrogen dioksida.

Nitrogen dioksida membawa ancaman yang nyata bagi manusia, sebab dapat menyebabkan masalah pernapasan dan kanker, seperti peta panas.

Pembatasan keluar rumah, telah membawa kebaikan pada lingkungan, semisal di Madrid, tingkat nitrogen dioksida rata-rata turun 56% minggu-ke-minggu setelah pemerintah Spanyol melarang perjalanan yang tidak penting pada 14 Maret. Data tersebut dipublikasikan Badan Lingkungan Eropa (EEA) menunjukkan tren yang sama selama 16-22 Maret di seluruh Eropa.

Apa yang terjadi di negara Eropa juga terjadi di China, yang mencatat penurunan polusi nitrogen dioksida di kota-kota selama Februari, ketika pemerintah memberlakukan tindakan penguncian yang kejam untuk menahan epidemi yang mengamuk.

Perihal Covid-19, EPHA mengatakan orang yang tinggal di kota-kota berpolusi mungkin lebih berisiko, karena paparan udara buruk yang berkepanjangan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuatnya lebih sulit untuk melawan infeksi, meski hal tersebut masih harus dibuktikan secara ilmiah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2