Kabar Baik, Perjanjian Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Laut Lepas Mulai Berlaku

Klikhijau.com -  Kabar baik datang dari dunia keanekaragaman hayati, khususnya yang berada di laut lepas. Sabu, 17 Januari 2026, sebuah perjanjian global mulai berlaku untuk melindungi keanekaragaman...

Kabar Baik, Perjanjian Perlindungan Keanekaragaman Hayati di Laut Lepas  Mulai Berlaku
Bacakan Artikel

"Kami benar-benar bertujuan agar semua negara anggota PBB meratifikasi perjanjian tersebut,” tambahnya.

Hanya berdampak kecil

Berdasarkan perjanjian tersebut, negara-negara harus melakukan penilaian lingkungan terhadap kegiatan yang berdampak pada ekologi laut.

Perjanjian ini juga akan menciptakan mekanisme yang memungkinkan negara-negara untuk berbagi keuntungan dari "ekonomi biru", termasuk "sumber daya genetik laut" yang digunakan dalam industri seperti bioteknologi.

Para pemerhati lingkungan mengatakan bahwa lebih dari 190.000 kawasan lindung perlu didirikan untuk memenuhi target "30 by 30" untuk membawa 30% lautan di bawah perlindungan resmi pada tahun 2030. Saat ini, hanya sekitar 8% - atau 29 juta kilometer persegi (11,2 juta mil persegi) - yang dilindungi.

Namun, perjanjian tersebut hanya akan berdampak kecil pada apa yang oleh sebagian pemerhati lingkungan diidentifikasi sebagai salah satu ancaman terbesar yang dihadapi lingkungan laut - yaitu desakan untuk mengekstrak sumber daya mineral dari dasar laut.

"BBNJ sangat ambisius tetapi ada batasan-batasan tertentu yang telah ditetapkan," kata McCarthy.

"Masalah penambangan di lapisan bawah laut atau di dasar laut sepenuhnya menjadi wewenang ISA (Otoritas Dasar Laut Internasional). Ini bukan sesuatu yang menjadi peran BBNJ," tutupnya.

Sumber: Reuters

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2