Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Berita Lingkungan

Kabar Baik, Anggaran untuk Lingkungan Naik Signifikan di Tahun 2026

Klikhijau.com -  Pemerintah menunjukkan keseriusannya di bidang lingkungan. Itu dibuktikan dengan menaikkan anggaran Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di tahu...

Oleh Tim Redaksi 08 Sep 2025 14:34 3 menit baca
Klikhijau.com -  Pemerintah menunjukkan keseriusannya di bidang lingkungan. Itu dibuktikan dengan menaikkan anggaran Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) di tahun 2026. Anggarannya naik hampir 29%, dari Rp1,083 triliun menjadi Rp1,396 triliun! Itu berarti pemerintah benar-benar menjadikan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama. Apa artinya bagi kita? Lingkungan akan lebih bersih, polusi akan lebih terkendali, dan tempat sampah yang memadai akan tersedia di sekitar kita. Dana tambahan ini akan digunakan untuk berbagai program penting, seperti mengelola sampah dengan melibatkan masyarakat dan mencari cara baru untuk mendanai proyek-proyek ramah lingkungan. Pemerintah ingin memastikan setiap uang yang dikeluarkan memberikan dampak positif bagi lingkungan. [irp] “Distribusi anggaran Tahun 2026 telah disusun untuk mendukung manajemen, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta ketahanan bencana dan perubahan iklim,” jelas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq. Sebanyak Rp70 miliar akan digunakan untuk mengelola sampah bersama masyarakat. Tujuannya adalah mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan, memperkuat tempat pengolahan sampah yang bisa digunakan kembali (reuse), dikurangi (reduce), dan didaur ulang (recycle), atau disebut TPS3R. Selain itu, pemerintah juga akan mendorong bank sampah dan menggunakan teknologi pengubah sampah menjadi energi di pasar tradisional. Komposter dan tempat sampah juga akan disediakan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari rumah. [irp]
Memperkuat aturan hukum
KLH/BPLH yakin bisa mendapatkan lebih banyak pendapatan negara, hingga Rp1,2 triliun, dari target awal Rp445 miliar. Caranya adalah dengan memperketat aturan hukum lingkungan dan memanfaatkan pendanaan untuk proyek-proyek hijau. Ini akan membantu memulihkan lingkungan dan memastikan investasi tetap berjalan lancar. Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala BPLH, Diaz Hendropriyono, berharap tambahan anggaran ini bisa memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat dalam mengelola dan melindungi lingkungan hidup di Indonesia. [irp] “Semoga tambahan anggaran ini bisa lebih berkontribusi lagi kepada masyarakat terkait pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup di Indonesia,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menekankan pentingnya aturan yang lebih kuat seiring dengan kenaikan anggaran. “Ke depannya, kita harus mendorong Undang-Undang Perubahan Iklim dan Undang-Undang Pengelolaan Sampah,” tegasnya. [irp] Namun, semua ini akan berhasil jika pemerintah daerah juga ikut mendukung. Mereka perlu menyediakan lahan untuk tempat sampah, mendanai operasional, serta memperkuat petugas di lapangan. Komisi XII DPR RI menegaskan bahwa pembahasan Undang-Undang Perubahan Iklim dan Undang-Undang Pengelolaan Sampah harus dipercepat. Dengan anggaran yang kuat, strategi yang tepat, dan aturan yang jelas, pemerintah menargetkan tahun 2026 sebagai awal perubahan nyata. Sampah akan terkelola dengan baik, udara dan air lebih bersih, emisi gas rumah kaca terkendali, dan ekonomi tumbuh sejalan dengan lingkungan yang lestari. [irp]
Topik terkait
#ramah lingkungan #perubahan iklim #pengelolaan sampah #perlindungan lingkungan #kualitas lingkungan #anggaran lingkungan #ketahanan bencana