Jenitri, Pohon Ritus yang Bijinya Berpotensi Jadi Komoditas Ekspor

Klikhijau.com โ€“ Pohon jenitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb) itu tumbang. Seiring dengan meredanya suara senso (mesin pemotong kayu) yang tadinya meraung-raung di belakang rumah Puang Firman. Separuh dar...

Jenitri, Pohon Ritus yang Bijinya Berpotensi Jadi Komoditas Ekspor
Bacakan Artikel

Di negara tersebut, biji dari pohon ini dijadikan sebagai pelangkap ritus keagamaan. Bahkan di India pohon ini sangat istimewa dengan nama rudraksha yang artinya mata Dewa Siwa.

Rudra artinya Dewa Siwa dan Raksha berarti mata. Orang Hindu meyakini, rudraksha adalah air mata Dewa Siwa yang jatuh ke bumi laluย  tumbuh menjadi pohon jenitri.

Heyne, (1987) juga mengungkapkan bahwa ย biji pohon dijadikan sebagai pelengkap pada ย upacara keagamaan serta bahan baku obat.

Di Indonesia biji ganitri hanya dimanfaatkan sebagai produk perhiasan dan perdagangan. Bentuk dan ukuran bijinya yang unik menjadikannya banyak dipilih sebagai produk perhiasan seperti gelang, kalung, dan tasbih.

Namun, di kampung saya buah pohon ini diabaikan saja, bahkan tidak dibudidayakan, ia ย tumbuh liar sendiri dan cenderung dianggap pohon yang tidak begitu penting untuk tumbuh.

[irp]

Penyebaran alami

Meski begitu pohonย  yang bisa tumbuh pada ketinggian 500 hingga 1.200 m dpl ini tetap banyak tumbuh, itu karena penyebaran pertumbuhannya banyak dilakukanย  burung, kelelawar, dan hewan pengerat lainnya.

Pohon berbatang ย bulat dan bertekstur kasar ini memilikiย  ukuran diameter sekitar 150 cm. Berdaun ย daun tunggal, bentuknya lonjong bergerigi pada bagian tepinya. Tulang daunnya memiliki bentuk menyirip dengan tangkai daun relatif pendek.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: