Jangan Khawatir, Tanaman yang Bunganya Layu Tidak Mati, Hanya Menghemat Energi

Klikhijau.com – Tidak semua bunga pada tanaman akan bertahan lama. Ada yang layu lalu gugur.  Bunga yang layu itu, adalah sebuah strategi bagi tanaman untuk mendaur ulang sumber daya yang dimilikikan....

Jangan Khawatir, Tanaman yang Bunganya Layu Tidak Mati, Hanya Menghemat Energi
Bacakan Artikel

Profesor Pyke mencatat bahwa tanaman bekerja berdasarkan prinsip yang mirip dengan ekonomi.

“Tanaman harus membuat keputusan tentang di mana mengalokasikan sumber daya mereka yang terbatas; berinvestasi di satu area berarti mereka tidak dapat berinvestasi sebanyak itu di area lain,” ujar Profesor Pyke.

Peluang berbunga lebih besar

Konsep alokasi sumber daya ini mendorong Profesor Pyke untuk menyelidiki layunya bunga, yang ia antisipasi sebagai mekanisme tanaman untuk mengalihkan sumber daya ke proses lain.

Namun, hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Tanaman menyimpan sumber daya yang diperoleh kembali untuk musim berbunga berikutnya, bukan langsung menggunakannya.

Menurut Profesor Pyke, tanaman memiliki cara yang berbeda untuk mengelola bunganya pasca reproduksi, dengan layu hanyalah salah satu dari banyak strategi. Beberapa tanaman, seperti jacaranda dan kamboja, bahkan menggugurkan bunganya sebelum layu.

Temuan penelitian tersebut dikonfirmasi melalui berbagai percobaan. Salah satu percobaan tersebut membandingkan produksi benih antara tanaman dengan bunga yang dibiarkan layu dan tanaman dengan kelopak yang dibuang untuk mencegah layu.

Percobaan lain menghentikan produksi biji pada semua bunga tetapi membiarkan layu pada satu kelompok tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman dengan bunga layu lebih mungkin berbunga kembali pada musim berikutnya daripada tanaman yang layunya dicegah.

Penelitian tersebut juga mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi produksi benih, seperti tinggi batang, jumlah bunga per batang, dan posisi bunga.

Profesor Pyke juga menjelaskan bahwa batang berbunga yang lebih tinggi, misalnya, menghasilkan lebih banyak biji dan biji yang lebih berat, seperti halnya batang dengan lebih banyak bunga. Namun, bunga yang terletak lebih rendah pada tanaman cenderung memiliki lebih sedikit biji, dan biji yang beratnya lebih ringan.

“Temuan kami membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut terhadap spesies tanaman lain, dan bagaimana mereka memulihkan dan menggunakan kembali sumber daya dari bunga yang layu,” pungkas Profesor Pyke.

Sumber: Earth

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2