Ini Jenis-Jenis Teh Populer di Dunia dan Manfaatnya

Klikhijau.com – Di Indonesia, minuman berwarna merah dengan rasa yang nikmat dan menyegarkan sangat digemari. Minuman yang populer itu adalah teh. Bukan hanya rasanya yang nikmat, tetapi juga banya...

Ini Jenis-Jenis Teh Populer di Dunia dan Manfaatnya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Di Indonesia, minuman berwarna merah dengan rasa yang nikmat dan menyegarkan sangat digemari. Minuman yang populer itu adalah teh.

Bukan hanya rasanya yang nikmat, tetapi juga banyaknya manfaat dari teh yang baik untuk tubuh. Apalagi teh memiliki beragam jenis yang bisa Anda pilih dengan selera masing-masing.

Di Indonesia, jenis yang paling umum dikonsumsi adalah teh melati. Bukan hanya teh melati tentunya. Ada banyak teh jenis lain yang juga disukai banyak orang.

Teh bisa dikatakan minuman yang popular di dunia. Berikut ini adalah jenis-jenis teh terpopuler di dunia.

# Teh hijau

Teh hijau adalah salah satu teh populer di antara beragam jenis teh di dunia dan dikenal memiliki segudang manfaat. Teh ini berasal dari China dan telah populer sejak ribuan tahun lalu.

Teh hijau ini lebih digemari oleh masyarakat timur. Mengonsumsi teh hijau secara rutin dipercaya bermanfaat mengurangi risiko kanker, mengurangi tekanan darah, mengurangi resistensi insulin, dan biasa dikonsumsi untuk orang yang sedang diet.

Teh hijau dibuat dengan membiarkan daunnya layu setelah dipetik guna mengurangi kadar air yang ada pada daun. Selanjutnya, daun teh dikukus untuk lanjut ke proses pengeringan.

# Teh mawar

Teh mawar terbuat dari kelopak bunga mawar yang dikeringkan sebagai bahan bakunya. Selain baunya yang manis, sensasi rasa yang ditimbulkan sangat ringan dan sedikit asam--berasal dari asam sitrat dari kelopak mawar. Kelopak mawar dengan tekstur halus memiliki sifat antimikroba.

Ekstrak bunga mawar mengandung efek anti-inflamasi dan ampuh sebagai penghilang rasa sakit, bahkan teh mawar berkhasiat mencegah kanker payudara dan kanker rahim.

# Teh hitam

Teh hitam menjadi teh yang paling populer di dunia, terutama di Inggris dan Irlandia. Teh yang umumnya diproduksi di China, India, dan Sri Lanka ini menghasilkan rasa teh yang bermacam-macam tergantung daerah budidayanya.

Teh hitam membutuhkan proses produksi yang panjang. Daun teh hitam dikeringkan di bawah sinar matahari. Setelah itu daun akan menjadi layu dan digulung untuk menghancurkan sel-sel yang dapat menyebabkan daun cepat teroksidasi.

Untuk mempercepat proses oksidasi, dilakukan di ruangan yang panas untuk mengubahnya menjadi warna merah atau cokelat tua.

# Teh putih

Teh putih ini memiliki karakter rasa yang paling ringan dan melegakan. Teh putih cocok dikonsumsi orang dengan sensitif lambung karena memiliki kadar kafein yang rendah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2