Hujan Tiba, Anggrek Nervilia Punctata Terlahir Kembali

Klikhijau.com – Berakhirnya musim kemarau membawa banyak cerita. Satu di antaranya adalah banyaknya tetumbuhan yang terlahir kembali alias tumbuh. Tetumbuhan yang selama kemarau “tertidur”, begitu...

Hujan Tiba, Anggrek Nervilia Punctata Terlahir Kembali
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Berakhirnya musim kemarau membawa banyak cerita. Satu di antaranya adalah banyaknya tetumbuhan yang terlahir kembali alias tumbuh.

Tetumbuhan yang selama kemarau “tertidur”, begitu musim hujan tiba. Mereka bermunculan memeriahkan dan merias tanah.

Musim hujan telah hampir merata di seluruh Indonesia, termasuk sebagian besar kawasan Tambora sudah diguyur hujan.

Dilansir dari laman ksdae.menlhk bahwa Tambora merupakan rumah untuk berbagai jenis anggrek tanah. Anggrek tanah yang dijumpai di tambora sebagian berada di lantai hutan yang tertutup vegetasi, seperti di hutan sekitar pos 2 Dorocanga.

Karenanya, intensitas hujan yang tinggi membuat tanah lantai hutan sudah basah kembali. Tanah dan seresah yang basah memancing beberapa anggrek tanah muncul ke permukaan.

Salah satu anggrek tanah yang kembali lahir pada saat hujan mulai turun adalah anggrek Nervilia punctata.

Nervilia punctata merupakan tumbuhan dari famili Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan). Spesies ini memiliki kebiasaan membentuk bonggol berbentuk umbi.

Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah di daerah kawasan tropis Asia, Fiji. Nama ilmah Nervilia punctata diperkenalkan oleh Carl Ludwig Blume pada tahun 1902.

Anggrek Nervilia punctata adalah anggrek tanah berukuran kecil dengan daun bentuk bulat, 5 sampai 7 lobus, lobus apikal berbentuk lancip berwarna hijau mengkilap. Daun membentuk hati di bawah ke dalam daun pangkal yang lonjong.

Perbungaan tegak, panjang 10 sampai 15 cm, bunga tunggal dengan bunga tumbuh menyamping. Saat menyusuri hutan, anggrek N. punctata ini sering teramati tumbuh di seresah yang tebal. Terlihat mencolok dengan warna cerah diantara gelapnya lantai hutan. Biasanya jenis ini dijumpai tumbuh sendiri atau berkelompok. Tumbuhan ini tidak tersebar merata di dalam hutan, hanya pada titik-titik tertentu saja.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2