Hasilkan Rp. 12 Juta, Ini yang Dilakukan Bank Sampah Cendana Dharma Wanita BLI KLHK

oleh -579 kali dilihat
Hasilkan Rp 12 Juta dalam 10 Bulan, Begini yang Dilakukan Bank Sampah Cendana Dharma Wanita BLI KLHK

Dalam tiga tahun ini, pertama adalah menambah jaringan sehingga masyarakat makin banyak yang menjadi nasabah. Kedua, melakukan diversifikasi manfaat dari sampah anorganik yang disetorkan, dan ketiga melakukan pengelolaan sampah organik.

“Tujuan jangka panjang dari bank sampah ini adalah, yaitu membentuk masyakarat yang bersih dan peduli pada lingkungan. Dengan cara melakukan ketiga hal tadi secara istiqomah. Jika istiqomah, lama-lama akan terbentuk budaya bersih dan peduli pada lingkungan,” lanjutnya.

Manfaat setoran sampah anorganik, selain sebagai tabungan, juga akan dikembangkan sistem barter dengan barang kebutuhan rumah tangga. Selain itu juga akan ditingkatkan nilai tambahnya menjadi kerajinan.

KLIK INI: Murid SD Borong Lakukan Aksi Peduli Sampah, Begini Aksinya!

Sementara itu, Direktur BSU Cendana DWP BLI Neni Satria Astana, menyampaikan mulai 2019, BSU Cendana akan mengelola sampah organik untuk dijadikan kompos. Untuk aplikasinya, sedang dibangun demplot kebun organik dengan memanfaatkan lahan di lingkungan kantor BLI, Bogor.

“Kami akan mendatangkan petani organik yang otodidak untuk memberikan pelatihan membuat pupuk organik, sampai pupuk jadi. Jika pupuknya bagus, akan diterima oleh petani,” jelas Neni.

Akhir April 2019 mendatang, BSU Cendana juga akan menyelenggarakan pelatihan mengolah sampah jadi kerajinan.

“Sebagian nasabah akan kita undang, terutama yang pakar kreatif supaya bisa menularkan ke nasabah lain. Jadi hampir semua sampah bisa diolah, manfaatnya lingkungan sekitar jadi bersih dan sehat, minimal rumah kita sendiri,” pungkasnya.

Pembangunan bank sampah ini merupakan momentum dalam membina kesadaran kolektif masyarakat agar dapat ‘bersahabat’ dengan sampah. Apalagi pemerintah juga sudah mengatur dalam Undang-Undangan Nomor 18/2008 bahwa setiap orang punya kewajiban untuk mengurangi dan menangani sampah.

KLIK INI: Arugula, Si Hijau dengan 2 Kandungan Istimewa yang Perlu Anda Ketahui

Kesadaran kolektif ini sangat dirasakan, salah satunya oleh Iman Rakiman, pembina BSSU Taman Cimanggu RW 12, yang juga ketua rukun warga di sana. Sambutan warga pada kehadiran bank sampah ini dirasakannya luar biasa.

“Kami bangga, bank sampah kami merupakan yang pertama di Kelurahan Kedung Ciwaringin, Tanah Sareal, Bogor. Manfaat yang dirasakan, sampah tidak lagi mencemari lingkungan karena sudah dipilah dan disetor ke bank sampah, tidak acak-acakan lagi di tempat sampah,” jelas Iman.

Manfaat lain yang juga dirasakan adalah meningkatnya silaturahmi warga dan potensi nilai ekonomi dari sampah. (kh)