Hanjuang Mini, Tanaman Eksotis yang Minim Perawatan
Klikhijau.com – Saat duduk menikmati kopi di atas rumah pohon tandabaca. Tetiba saja saya tertarik mencari tahu tanaman berwarna ungu kemerahan. Tanaman itu tumbuh di tepi tebing. Entah siapa yang me...
Klikhijau.com – Saat duduk menikmati kopi di atas rumah pohon tandabaca. Tetiba saja saya tertarik mencari tahu tanaman berwarna ungu kemerahan. Tanaman itu tumbuh di tepi tebing. Entah siapa yang menanamnya.
Tanaman itu sudah lama tumbuh di tandabaca. Namun, baru kali ini saya tertarik mencari tahu tentangnya. Karakteristiknya menyerupai hanjuang. Tapi, itu tanaman yang berbeda, khususnya dari segi daun. Daunnya lebih mini atau kecil.
Setelah saya telusuri di mesin pencarian google. Saya temukan jika tanaman itu adalah hanjuang. Hanya jenisnya yang berbeda dari hanjuang pada umumnya, yakni hanjuang yang biasa dijadikan pagar pembatas kebun, menghuni kuburan atau terkadang pula dijadikan tumbuhan penolak bala.
Hanjuang atau andong yang sering dijadikan pembatas kebun berdaun lebar warna merah keunguan. Jenis hanjuang yang tumbuh di tandabaca itu rupanya juga hanjuang. Namanya hanjuang mini. Nama ilmiahnya Cordyline Compacta.
[irp]
Ia juga berasal dari keluarga Cordyline. Rupanya hanjuang memiliki ragam jenis, Cordyline Compacta salah satunya. Selain itu, ada pula hanjuang berwarna pink dan hijau.
Hanjuang yang berwarna hijau namanya kemoceng hijau (tentang ini akan diulas nantinya). Marga Cordyline sendiri memiliki sekitar 15 jenis (Wikipedia).
Perihal hanjuang mini ini, nyaris tak ada ulasan spesifik tentangnya. Jika kita telusuri, maka kita akan mendapatkan ulasan secara umum tentang hanjuang.
Dengan daun yang mini dan ujung daun yang runcing, namun ujungnya melengkung ke bawah. Membuat hanjuang mini ini banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias. Ia terlihat eksotis.
Apalagi ia tumbuh dengan cepat dan tidak boros tempat. Sebab hanya tumbuh ke atas dengan tinggi sekitar dua meter saja.
Tanaman ini mudah tumbuh pada berbagai kondisi tanah. Daunnya bersusun rapi dan rapat. Hanjuang mini ini sama seperti hanjuang pada umumnya, tidak bertangkai. Daunnya tumbuh pada batang. Ketika daunnya pada bagian bawah gugur, maka batangnya akan terlihat.
Hanjuang mini yang tumbuh di tandabaca, Kindang-foto/Ist[/caption]