Ghana Hijau, Proyek Fantastik dengan Menanam 5 Juta Pohon dalam Sehari
Klikhijau.com - Rosemond Asante mengaku menyukai pohon. Ia seorang bocah di Accra. Usianya masih belia. Baru 12 tahun dan masih sekolah. Tapi, ia telah ikut dalam proyek ‘Ghana Hijau”. Itu sebuah...
Klikhijau.com - Rosemond Asante mengaku menyukai pohon. Ia seorang bocah di Accra. Usianya masih belia. Baru 12 tahun dan masih sekolah. Tapi, ia telah ikut dalam proyek ‘Ghana Hijau”.
Itu sebuah proyek fantastik dan mencengangkan dari pemerintah Ghana, yakni menanam 5 juta pohon dalam sehari.
“Saya senang menjadi bagian dari acara yang indah ini. Sejauh ini kami telah menanam 15 pohon hari ini,” ujar Asante.
Ia juga menuturkan jika rekan-rekannya pun merasa senang karena telah diberikan beberapa bibit pohon untuk dibawa pulang. Bibit itu akan ditanam bersama orang tuanya selama akhir pekan. Asante mengaku menyukai pohon.
[irp]
Tidak hanya Asante yang terlibat, tapi hampir semua orang dari seluruh lapisan masyarakat Ghana. Mulai anggota parlemen, pejabat, selebriti, pemimpin tradisional dan anak sekolah. Bahkan organisasi keagamaan, amal dan kepala berbagai kelompok etnis juga ambil bagian dalam proyek ‘Ghana Hijau’ tersebut.
Tujuan dari proyek ambisius itu untuk menyelamatkan cadangan hutan yang menipis. Proyek tersebut dimulai pada hari Jumat, 11 Juni 2021 sebagai aksi nyata untuk membantu menumbuhkan kembali hutan negara yang hilang. Juga untuk mengekang dampak perubahan iklim.
Bibit yang diperoleh masyarakat dibagikan gratis oleh pemerintah, "Eksploitasi sumber daya hutan untuk pembangunan nasional tidak berkelanjutan selama bertahun-tahun. Kita tidak punya waktu besok atau lusa untuk melakukan ini. Kita harus bertindak sekarang," ujar Presiden Ghana, Nana Akufo-Addo seperti dikutip dari Reuters.
Nana Akufo-Addo pada aksi tersebut juga ikut menanam pohon. Ia menanam bibit pohon lignum vitae, itu merupakan salah satu kayu keras terkuat di dunia. Spesies ini secara lokal disebut sebagai "Pohon Kehidupan" karena kualitas obatnya.
Pohon itu ia tanaman di taman Jubilee House yang merupakan pusat pemerintahan di Accra, Ghana.