Gempa Bumi Guncang Sejumlah Daerah dalam Dua Hari Terakhir, Majene Terparah

Klikhijau.com – Sejumlah daerah di Indonesia sedang dalam kondisi siaga pasca gempa yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia bagian timur. Tercatat sejak 13 Januari 2020, telah terjadi sebanyak 4...

Gempa Bumi Guncang Sejumlah Daerah dalam Dua Hari Terakhir, Majene Terparah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Sejumlah daerah di Indonesia sedang dalam kondisi siaga pasca gempa yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia bagian timur. Tercatat sejak 13 Januari 2020, telah terjadi sebanyak 4 kali gempa bumi dengan skala diatas 5.0 magnitudo. Bencana ini menjadikan bulan Januari sebagai bulan rawan gempa setelah 11 bencana gempa bumi melanda beberapa wilayah sejak 1 Januari 2021.

Data dari BMKG mencatat, gempa bumi yang melanda Majene subuh dini hari tadi menjadi gempa dengan skala tertinggi sejak Oktober 2020. Gempa yang terjadi di beberapa daerah di Sulawesi Barat ini memiliki daya getar sebesar 6.2 Magnitudo.

Titik gempa berada di kedalaman 10 Km, tepat di pantai Majene. Kekuatan gempa ini berada di level 4-6 skala MMI.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, “BMKG menganalisis besaran gempa di Mamuju dan Majene sebesar 4-6 MMI, itu sangat dirasakan banyak orang dan bahkan kalau ada bagian dari bangunan itu bisa roboh. Kemudian di Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara dan Mamasa intensitasnya mencapai 3 sampai 4  MMI. Jadi getaran dirasakan hampir seluruh penduduk”, ujarnya dalam konferensi pers daring BMKG.

Gempa yang terjadi dini hari tadi menjadi gempa terbesar diantara 28 gempa bumi yang melanda Majene sejak kemarin (14/1/2021). Kondisi ini cukup menghawatirkan. Pihak BMKG sendiri telah memprediksi akan terjadi gempa susulan dengan magnitudo yang lebih besar dari dini hari tadi.

“Berdasarkan data-data kegempaan yang pernah kami rekam dan history yang lalu, kami menganalisis masih dimungkinkan adanya gempa susulan yang cukup kuat seperti dini hari tadi”, sambungnya.

Untuk itu, Dwikora berpesan kepada masyarakat sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dengan tidak berada di dalam bangunan bertingkat, khususnya bangunan rumah yang roboh akibat gempa tadi.

“Kami menghibau kepada pihak-pihak yang ada di majene dan sekitarnya agar menghindari. Saat ini masih siaga, jangan berada di bangunan atau gedung-degung yang tinggi. Karena dikahawatirkan masih ada gempa susulan. Kemudian rumah-rumah yang rusak setelah gempa, sebaiknnya jangan berada di sekitar situ” lanjut kepala BMKG ini.

Kondisi pasca gempa Majene

Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju menjadi dua daerah yang terdampak parah dari bencana ini. Data yang sementara di dapatkan dari beberapa informasi mencatat 10 orang ditemukan meninggal dunia. Menurut penuturan Kadis Info Pemprov Sulbar dikutip dari Merdeka.com, keseluruhan korban hingga saat ini masih belum bisa diidentifikasi.

Sementara itu, di pusat gempa, BPBD Kabupaten Majene menemukan 4 korban meninggal dunia dengan lebih 600 orang luka-luka. Gempa menyebabkan ratusan rumah warga rusak dan 16.000 warga mengungsi ke titik aman.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2