Forest Healing, Energi Menyembuhkan dari Belantara Hutan

Klikhijau.com โ€“ Beberapa hari lalu, saya dan sejumlah kawan diajak virtual journey dan forest healing di Taman Nasional (TN) Tanjung Puting. Program ini menjadi bagian dari sensing workshop di Program...

Forest Healing, Energi Menyembuhkan dari Belantara Hutan
Bacakan Artikel

Karena ini di ruang virtual, maka kami lebih banyak menggunakan daya imajinasi untuk merasakan diri berada di hutan. Sebuah tayangan singkat mengantarkan kami berjalan ke hutan dan mendengarkan suara-suara di rimba raya yang begitu menenangkan.

Sejenak pikiran hening. Suara-suara itu menghentak ke dalam jiwa, begitu menenangkan. Jiwa dan pikiran seolah menyatu dengan alam. Damai dan penuh cinta. Saya merasakan energi dari alam itu menyerap ke dalam tubuh, pikiran dan jiwa saya. Hening dan bening.

Waktunya hanya beberapa menit saja sebelum akhirnya sesi forest healing ini selesai. Saya benar-benar mendapatkan pengalaman baru. Tubuh saya seolah diberkahi asupan energi besar yang tidak hanya menenangkan, tetapi juga menguatkan.

[irp]

Saya merasakan energi optimisme itu hadir berkelindan kuat dalam raga. Saya juga merasakan suatu irama cinta yang kuat betapa pentingnya ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati di dalamnya untuk kehidupan.

Dari sini saya yakin, betapa forest healing ini bisa jadi satu tren di masa depan. Manfaatnya begitu mendalam, tak saja untuk pemulihan dari ragam penyakit terutama untuk kesehatan mentalโ€”forest healing juga bisa jadi jembatan untuk menghubungkan kembali manusia dengan alamโ€”sebagaimana nenek moyang kita terdahulu memang hidup penuh harmoni di alam.

Forest healing bagi saya adalah satu momen kebersadaran untuk terkoneksi dengan alam dan merasakan energi positif yang senantiasa terpancar dari semesta.

Sesaat usai sesi ini, pemandu di Program Bekal Pemimpin 2021 bertanya: apakah yang dirasakan setelahnya? Dari hati yang dalam, jujur saya merasakan tingkat kebersadaran yang benar-benar dalam. Pikiran dan hati yang tanpa beban. Bahkan, otot-otot saya yang sebelumnya kaku dan pegal, begitu ringan dan lentur.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: