ECOTON Desak Pemerintah Tindak Tegas Industri Pembuang Limbah ke Kali Mas
Klikhijau.com - Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) menggelar aksi di bantaran Kali Mas, Surabaya, Senin, 3 November 2025. Aksi ini sebagai bentuk pengingat sekaligus protes...
Klikhijau.com - Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) menggelar aksi di bantaran Kali Mas, Surabaya, Senin, 3 November 2025.
Aksi ini sebagai bentuk pengingat sekaligus protes terhadap Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera menegur dan menindak industri yang membuang limbah ke sungai, terutama saat musim hujan mulai tiba.
Alasan aksi ini dilakukan karena kondisi Kali Mas yang semakin tercemar dan berbau amis menyengat ketika curah hujan meningkat.
Menurut pantauan tim ECOTON, banyak industri di sekitar aliran Sungai Surabaya—termasuk di wilayah Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya—yang memanfaatkan musim hujan untuk membuang limbah cair ke sungai, dengan alasan air sungai sedang tinggi sehingga pencemaran akan “tercampur” dan sulit dideteksi.
[irp]
Juru kampanye ECOTON, Prigi Arisandi menegaskan bahwa praktik ini sudah berlangsung lama dan menunjukkan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah.
“Setiap musim hujan, pola pencemaran air sungai selalu berulang. Industri memanfaatkan derasnya arus sungai untuk melepas limbahnya tanpa pengolahan. Padahal keputusan Mahkamah Agung sudah jelas: Pemerintah Provinsi Jawa Timur wajib menegakkan hukum lingkungan dan menindak pelaku pencemar Kali Surabaya,” ujar Prigi.