Demi Bertahan Hidup, Ratusan Jenis Burung Terbang ke Indonesia

Klikhijau.com - Setiap minggu kedua pada bulan Mei dan Oktober akan diperingati sebagai Hari Burung Migran Sedunia atau World Migratori Bird Day (WMBD). Tahun ini pun WMBD kembali diperingati. Tema...

Demi Bertahan Hidup, Ratusan Jenis Burung Terbang ke Indonesia
Bacakan Artikel

Indonesia menjadi salah satu negara tropis yang disinggahi oleh burung-burung migran dengan jalur terbang Asia Timur – Australasia atau EAAF (East Asian – Australasian Flyway). Jalur ini memiliki luas area sekitar 85 juta km 2 yang mencakup 22 negara.

Dari 500 jenis burung yang melewati jalur terbang tersebut, lebih dari 200 jenis burung migran istirahat dan mencari makan di seluruh habitat di negeri kita tercinta ini.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) telah membuat peraturan perundangan untuk melindungi sebagian burung-burung migran dan mengajak para pihak untuk bersama-sama dalam upaya konservasinya melalui KNKBBH (Kemitraan Nasional Konservasi Burung Bermigrasi dan Habitatnya).

Untuk menyambut kedatangan burung migrasi, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur diberikan amanah sebagai koordinator pulau Jawa dalam kemitraan tersebut.

Beragam kegiatan seperti monitoring burung migran dan kampanye pelestariannya telah dilakukan. Salah satu kegiatan monitoring burung migran dilindungi yang dilakukan adalah monitoring terik asia Glareola maldivarum di lahan pertanian dan perkotaan di Kabupaten Tulungagung dan Kediri.

Ribuan hingga puluhan ribu individu terik asia dapat mencari makan dengan baik di lokasi tersebut. Bahkan lebih dari empat ribu individu bertahan selama dua minggu di lahan pertanian Kabupaten Tulungagung. Mereka telah bersahabat dengan para petani, sehingga bisa mencari makan denga naman sebelum kembali ke daerah asalnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2