Delias Rosenbergi, Kupu-Kupu dengan Sayap Menawan Memanjakan Mata

Klikhijau.com - Delias Rosenbergi, kupu-kupu dengan sayap menawan memanjakan mata. Lihatlah salah satu kupu-kupu dari keluarga Pieridae ini. Menarik perhatian siapa pun yang memandangnya. Paduan wa...

Delias Rosenbergi, Kupu-Kupu dengan Sayap Menawan Memanjakan Mata
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Delias Rosenbergi, kupu-kupu dengan sayap menawan memanjakan mata. Lihatlah salah satu kupu-kupu dari keluarga Pieridae ini. Menarik perhatian siapa pun yang memandangnya.

Paduan warna yang tidak lazim. Sayapnya berwarna kuning dan putih dilengkapi dengan gemerlap pita merah di sepanjang tepi sayap bawahnya. Sayap atasnya berwarna putih dengan pita hitam sepanjang tepian sayapnya.

Bayangan pita merah dari sayap bawahnya nampak tersamarkan. Begitulah perawakan kupu-kupu idaman saya, Delias rosenbergi.

Awal Maret 2020 lalu telah menawan hati. Menjumpainya berkeliaran di bebungaan Lantana Camara di Desa Patanyamang, Camba, Maros. Tak mengabadikan waktu itu karena gerimis dan desakan tanggung jawab pekerjaan.

Delias Rosenbergi dan pola hidupnya

Pertengahan April 2020 ini, malah saya dihampirinya. Saat hendak shalat, malah bertemu dengan si rosenbergi. Saya sangat senang kala itu, bisa menikmati paduan warna putih, kuning dan merahnya.

Pada saat yang sama Randhi, seorang penyuka fotografi di kota hujan, Bogor, juga mengunggah foto Delias hyparete di halaman Instagramnya. Meski jenisnya tak sama namun pola sayapnya serupa.

Dari komentar unggahan tersebut saya peroleh informasi berharga. Seorang pecinta kupu-kupu asal Gorontalo menerangkan bahwa pakan si kupu menawan adalah benalu (Loranthus sp.).

”Delias rosenbergi sepertinya bertelur pada benalu (Loranthaceae),” tulis @infenarians, di Instagram unggahan @randireyaan.

Saya pun mencari-cari benalu. Saya mulai dari sekitar rumah. Pohon karsen, Muntingia calabura, tak jauh dari rumah, saya telisik. Mencari telur atau pun ulat di benalu yang menempel padanya. Namun, hasilnya nihil.

Belum lagi, sehari sebelumya saya mendapati seekor D. rosenbergi melintas depan rumah. Saya mengejarnya, tetapi tak berhasil. Saya kehilangan jejaknya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2