Daya Dukung dan Daya Tampung Kunci Pengelolaan DAS Berkelanjutan

Klikhijau.com - Direktur Pengendalian Kerusakan Gambut KLHK, Sri Parwati Murwani Budisusanti, mengungkapkan pentingnya pengetahuan tentang daya dukung (carriying capacity) dan daya tampung (asimilatif...

Daya Dukung dan Daya Tampung Kunci Pengelolaan DAS Berkelanjutan
Bacakan Artikel

“Kejadian karhutla pada lahan gambut diketahui mengemisi dioxin dan furan yang karsinogenik. Menurut WHO, ini beresiko menurunkan kesehatan pada manusia." tegas Sri Parwati.

Di Kalimantan Tengah, DAS Kahayan yang lintas provinsi menjadi tanggung jawab Pemerintah pusat. Namun demikian di Kalimantan Tengah sendiri total ada 11 DAS yang juga menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

Agar pengelolaan ekosistem gambut baik dan sinergis dari tingkat tapak hingga pusat, dirinya mendorong setiap pemda menyusun Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut. Dalam penyusunan RPPEG itu dibantu dengan unsur akademisi.

RPPEG merupakan instrumen kebijakan yang di dalamnya berisi upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem sistematis dan terpadu.

Salah satunya terkait dengan pengendalian kebakaran hutan dan lahan gambut yang berkorelasi terhadap kualitas udara secara nasional bahkan global.

Dokumen RPPEG juga sebagai pendukung dalam rencana pembangunan daerah dan rencana tata ruang wilayah.

Lahan gambut harus tetap lestari

Ketua Dewan Riset Nasional & Pendiri sekaligus Ketua Himpunan Gambut Indonesia, Bambang Setiadi mengatakan hal yang sama. Dirinya setuju jika lahan gambut perlu dikelola dengan prinsip kehati-hatian tinggi.

Tinggi muka air gambut harus dipertahankan dengan manajemen dan teknologi tertentu. Ini mencegah gambut kering dan mengalami penurunan (subsiden) sehingga mudah terbakar dan mengancam perubahan iklim.

Meski begitu, berdasarkan yang dipelajarinya baru-baru ini dimungkinkan ekosistem gambut untuk memulihkan dirinya sendiri setelah terdegradasi.

Kunci utamanya adalah waktu, sehingga lahan gambut yang sehat dan utuh perlu dilindungi dan dikelola agar tetap lestari. Sementara lahan gambut yang terdegradasi segera untuk dipulihkan.

Indonesian sendiri merupakan pemilik ekosistem gambut terbesar nomor 4 di dunia, dengan ekosistem gambut tropisnya.

Lahan gambut berperan dalam penyimpanan karbon dengan kemampuan sampai 46 gigaton atau berarti 8 - 14 % karbon berada di lahan gambut.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2