Dampo’, Olahan Pisang yang Pas untuk Kawan Ngopi

Klikhijau.com – Ngopi tanpa kawan itu hambar. Kawan atau teman, tak selamanya manusia. Ia bisa saja berbentuk lain, semisal benda. Namun ada satu kawan ngopi yang rasanya wajib hadir, yakni kue ata...

Dampo’, Olahan Pisang yang Pas untuk Kawan Ngopi
Bacakan Artikel

Setelah dibelah, langkah selanjutnya adalah menjemur pisang tersebut di bawah sinar matahari. Bisa juga dipanggang di atas api atau diasapi.

Tujuan penjemuran ini untuk  untuk mengurangi kadar air buah pisang sehingga pisang dampo’ bisa lebih tahan lama.

Setelah dijemur, dampo bisa  dimakan langsung. Namun, akan terasa lebih nikmat jika digorang  dengan tepung terlebih dahulu.

Pangsa pasar dampo’ seperti dilansir dari Wikipedia,  saat ini sudah menembus pasar internasional. Itu artinya dampo tidak hanya sebagai kawan ngopi, tapi juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat.

Masih dibudidayakan seadanya

Indonesia  memiliki peluang yang bagus untuk membuat berbagai jenis dampo. Sebab  menurut sejumlah penelitian, Indonesia dihuni kurang lebih 200 jenis pisang yang tersebar di seluruh penjuru pulau.

Selain buahnya menjadi dampo’, pisang sesungguhnya adalah  tanaman serbaguna, mulai dari akar, batang (bonggol), batang semu (pelepah), daun, bunga, buah sampai kulitnyapun dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Khusus untuk buahnya,  ia kaya akan sumber vitamin dan karbohidrat serta sangat digemari orang karena enak dimakan baik sebagai buah meja atau melalui pengolahan terlebih dahulu.

Namun, meski peluang olahan pisang (dampo’) telah menembus pasar internasional. Hal ini karena budidaya pisang belum sepenuhnya dijalankan secara maksimal, kecuali ditanam seadanya di halaman atau di kebun untuk kebutuhan konsumsi saja.

Karena pisang masih masih dibudidayakan dengan cara ‘seadanya’. Maka Indonesia saat ini menempati Indonesia urutan keenam sebagai negara produsen —  belum tercatat sebagai eksportir buah pisang.

Padahal menurut Monica Dame Yanti Ambarita dkk (2015) buah pisang memiliki   gizi cukup tinggi, kolesterol rendah serta vitamin B6 dan vitamin C tinggi.

Zat gizi terbesar pada buah pisang masak adalah kalium sebesar 373 miligram per 100 gram pisang, vitamin A 250-335 gram per 100 gram pisang dan klor sebesar 125 miligram per 100 gram pisang. Pisang juga merupakan sumber karbohidrat, vitaminn A dan C, serta mineral.

Sedangkan  komponen karbohidrat terbesar pada buah pisang adalah pati pada daging buahnya, dan akan diubah menjadi sukrosa, glukosa dan fruktosa pada saat pisang matang.

Oya, semua jenis buah pisang bisa diubah menjadi dampo'. Asalkan buahnya telah matang. Mari melestarikannya!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2