Cukup Konsumsi Sayur Ini, Gula Darah Bisa Dikontrol!

Klikhijau.com – Momen lebaran sangat identik dengan makanan enak dan manis-manis. Sudah jadi tradisi tentunya, makanan enak-enak akan jadi suguhan di momen silaturahmi dengan kerabat dan keluarga....

Cukup Konsumsi Sayur Ini, Gula Darah Bisa Dikontrol!
Bacakan Artikel

Menurut Pimple, et al (2011), oyong mengandung senyawa curcubitacin dan flavornoid yang memiliki efek antihiperglikemik. Senyawa tersebut dapat mencegah peningkatan kadar glukosa darah.

Oleh karena itu, oyong dapat disarankan untuk digunakan sebagai salah satu makanan yang dapat disarankan bagi penderita diabetes.

Ciri buah oyong

Sepintas buah oyong atau gambas terlihat menyeramkan berbentuk ular dengan tekstur kulit yang keras. Namun, siapa sangka, bagian dalam dari buah ini terbilang lembek.

Buah oyong berbentuk bulat panjang dengan ukuran 15–30 cm, dan semakin mengecil ke pangkalnya. Warnanya hijau dan bila sudah kering akan berwarna kecoklatan.

Bentuk buahnya menyerupai belimbing dengan siku-siku yang memanjang. Kulitnya keras seperti kaktus dengan daging yang lunak dan halus. Tanaman ini banyak ditemukan di Asia Tropis (Rizki, 2013).

Buah oyong sangat mudah ditemui di pasar dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Cara mengolah buah gambas

Mengolah buah gambas sebagai sayur cukup mudah. Pertama-tama, pilihlah buah yang sudah matang namun tidak terlalu tua. Kupas kulitnya dengan pisau, lalu ambil bagian isinya yang berwarna putih dan lembut.

Potong kecil-kecil isi buahnya lalu tumis dengan rempah bawang putih, bawang merah dan bumbu lainnya. Sayuran ini bisa pula ditambahkan dengan sayuran lain seperti daun bawang, wortel dan lainnya.

Cara praktis lainnya untuk konsumsi buah oyong adalah memasukkan irisan buahnya ke dalam mie rebus berkuah. Lalu, disantap hangat. Rasanya sangat gurih dan lembut di mulut.

Manfaat lainnya

Selain dapat menurunkan gula darah, buah gambas juga memiliki ragam manfaat antara lain:


  • Bersifat antiradang


Bagian biji dari buah oyong dapat dimanfaatkan sebagai obat antiradang alami. Sifat antiradang ini berasal dari adanya kandungan flavonoid dan asam fenolik pada bijinya.

Selain itu, bijinya bersifat analgesik (pereda nyeri). Para ahli percaya bahwa biji oyong yang telah diekstrak dapat meredakan rasa nyeri akibat penyakit peradangan.


  • Bisa melawan mikroba


Pengobatan tradisional India atau Ayurveda, telah lama meyakini manfaat oyong dalam melawan berbagai mikroba penyebab penyakit, seperti infeksi jamur, bakteri, dan virus.

Sayur oyong mengandung metanol dan etil asetat yang dapat menangkal bakteri, seperti E. Coli, B. subtilis, P. aeruginosa, dan S. aureus.


  • Mengatasi alergi dan sinusitis


Berbagai studi mengungkap bahwa semprotan hidung homeopati yang mengandung ekstrak sayur oyong, Galphimia glauca, histamin, dan sulfur dapat mengatasi berbagai gejala rhinitis alergi.

Selain itu, penggunaan produk homeopati yang mengandung ekstrak oyong, lungmoss, dan kalium selama dua minggu, juga mampu mengatasi berbagai gejala sinusitis.


  • Melangsingkan tubuh


Sama seperti mentimun, konsumsi sayur gambas juga dapat dimanfaatkan sebagai diet alami. Hal itu karena buah ini mengandung kadar air yang cukup tinggi.

Selain itu, gambas juga mengandung serat dan rendah lemak jenuh yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.


  • Mengatasi asam urat


Kandungan karbohidrat, vitamin B1, vitamin C, kalsium, zat besi, dan fosfor di dalamnya sangat baik untuk kesehatan. Antara lain mengatasi kadar asam urat berlebih yang disebabkan oleh bengkak dan bisa mencegah nyeri otot serta sendi.

Itulah ragam manfaat buah oyong alias gambas, semoga bermanfaat!

*Sumber 1

*Sumber 2

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2