Cara Para Pelaku Usaha Toko Curah Perkenalkan Belanja Tanpa Kemasan

Klikhijau.com - Sekretariat Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan talk show yang bertajuk “Gaya Hidup Baru, Belanja Tanp...

Cara Para Pelaku Usaha Toko Curah Perkenalkan Belanja Tanpa Kemasan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Sekretariat Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan talk show yang bertajuk “Gaya Hidup Baru, Belanja Tanpa Kemasan”, Jumat 23 April 2021 di Jakarta.

Acara ini dibuka oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, selaku Ketua Tim Pelaksana RAN PSL.

Narasumber yang hadir antara lain para pelaku usaha toko curah atau toko isi ulang atau sering juga disebut sebagai bulkstore diantaranya Saruga Package Free Shopping Store, Bulksource, Siklus Refill dan produsen consumer goods Unilever Indonesia serta Direktur Pengelolaan Sampah KLHK.

Talkshow ini merupakan langkah awal memperkenalkan cara belanja yang diharapkan dapat mengurangi sampah kemasan plastik sekali pakai sekaligus mendorong transformasi kesadaran dan perilaku masyarakat untuk berbelanja tanpa menimbulkan sampah.

Kolaborasi

Dalam sambutannya, Dirjen PSLB3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, belanja tanpa kemasan melalui toko isi ulang bisa mengurangi sampah kemasan, diantaranya sampah sate yang sulit didaur ulang dan sering kali berakhir di lautan.

Upaya pengurangan sampah kemasan ini, kata Vivien patut didukung untuk mendukung cita-cita Indonesia untuk mengurangi 70% sampah di laut di tahun 2025.

Irawati Desiree dari Saruga Package Free Shopping Store menekankan bahwa tidak hanya pemerintah dan korporasi yang besar saja tapi semua harus ikut serta dalam menerapkan pengurangan sampah kemasan sachet.

Berangkat dari pemikiran tersebut, pada akhir 2018, Saruga Package Free Shopping Store didirikan dan mulai beroperasi.

“Tantangan yang kita temui pasti ada. Tapi salah satu kunci dari konsistensi kami adalah kolaborasi, baik dengan sesama rekanan bulkstore maupun dari korporasi-korporasi besar seperti Unilever. Kami juga mendengar keinginan konsumen serta berinovasi untuk terus mempertahankan janji kami, belanja produk tanpa kemasan”.

Sementara itu, Putri Arif Febrilla, co-founder dari Bulksource, melihat konsep yang baru dari bulkstore bagi masyarakat sebagai salah satu tantangan yang ditemui di awal pendiriannya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2