Cakkuru (Kencur), Tanaman Obat dan Rempah yang Luput dari Perhatian

Klikhijau.com - Daeng Mamo, sepupu saya itu datang ke rumah. Ia tinggal di Makassar. Berjualan di pasar Karuwisi. Beragam jenis ia jual, termasuk sayuran dan rempah. Berselang beberapa menit setela...

Cakkuru (Kencur), Tanaman Obat dan Rempah yang Luput dari Perhatian
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Daeng Mamo, sepupu saya itu datang ke rumah. Ia tinggal di Makassar. Berjualan di pasar Karuwisi. Beragam jenis ia jual, termasuk sayuran dan rempah.

Berselang beberapa menit setelah ia duduk. Ditanyakanlah perihal cakkuru kepada Ayah. Ia tahu, Ayah  pernah menanamnya. Tak banyak.

Harga cakkuru menurutnya cukup menjanjikan, 20 ribu rupiah perkilonya. Tanaman yang terlihat melatah ini, jika dilihat sekilas hanya akan dianggap rumput liar.

Tanaman berimpang ini, di Desa Kindang, Bulukumba belum banyak yang menanamnya. Masih asing. Warga lebih suka menanam tire atau porang. Harganya lebih melangit.

Ketika sepupu menyebut nama cakkuru. Iseng saya mencari tahu apa itu cakkuru, jenis tanaman apa, dan manfaatnya seperti apa?

Setelah menelusuri via google, rupanya cakkuru adalah nama lokal dari kencur. Nama ilmiahnya Kaempferiagalanga L. Kata kencur bukanlah sesuatu yang asing di telinga kita.

Ungkapan "masih bau kencur" acap kita dengar. Kata itu untuk menggambarkan seseorang yang masih berusia anak-anak atau orang dewasa yang bersifat anak-anak.

Tanaman cakkuru atau kencur yang ditanam Ayah di bawah pohon kopi, memang tak banyak. Dulu, ketika pertama melihatnya, saya kira tanaman itu hanyalah rumput. Hampir saja saya mencabut. Menetak napasnya.

Untung ada Ayah yang melarang. Jika tidak, cakkuru yang bibitnya dibawa Ibu dari Mallawa, Maros itu, hanya akan tinggal cerita, bahwa ia pernah membawa bibit cakkuru dari Maros lalu ditanam Ayah yang kemudian dicabut oleh anak lelakinya karena mengira hanya rumput.

Ragam manfaat

"Jai abboya, napareki pabballe na rempah, (banyak yang cari untuk dijadikan obat dan rempah," kata sepupu saya itu, Kamis, 13 November 2025 kemarin.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2