Burung Perkutut Putih dan Yuhina Kalimantan Itu, Kini Terbang Bebas
Klikhijau.com – Menjaga alam dan populasi burung di habitat alaminya tentu saja penting. Selain menjaga mereka dari kepunahan, juga sebagai wujud peduli pada lingkungan. Untuk itu, Balai Konservasi...
Klikhijau.com – Menjaga alam dan populasi burung di habitat alaminya tentu saja penting. Selain menjaga mereka dari kepunahan, juga sebagai wujud peduli pada lingkungan.
Untuk itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) kembali melakukan kegiatan pelepasan burung ke alam liar. Pelepasan ini dilakukan dalam 2 tahap.
Jumat 13 September 2019 lalu, tahap pertama telah dilaksanakan dengan melepas hari sebanyak 11 ekor perkutut putih (Geopelia striata). Pelepasliaran dilaksanakan di hutan Arboretum Balai Penelitian Pengembangan dan Inovasi (Balitbang) KLHK Banjarbaru.
Areal hutan seluas kurang lebih 5 Ha adalah habitat alami dari 20 jenis satwa liar termasuk jenis perkutut. Pelepasliaran tahap pertama dihadiri Suwandi, S.Hut., MA (BKSDA Kalsel), Dra. Lilis Kurniati (Badan Litbang dan Inovasi), Lulus Riyanto, SIP (Balai Karantina Banjarmasin) dan staf.
[irp]
Tahap kedua pelepasliaran dilakukan 15 September 2019. Sebanyak 138 ekor burung yuhina kalimantan (staphida everetti) dilepaskan di areal hutan Batalyon Yonif 623.
Luasnya yang mencapai 40 Ha diyakini mampu memberikan ruang bagi perkembangbiakan burung tersebut.
Pelepasliaran dilakukan oleh Anditya Yudha E.P., SE (Yonif 623), Jarot Jaka Mulyono (BKSDA Kalsel) dan beberapa staf.