Bunga Nusa Indah dan Ragam Fakta Mengejutkan di Baliknya

Klikhijau.com - Bunga nusa indah (Mussaenda), bunga yang biasa kita temui di pinggir jalan. Bunga ini biasanya berwarna merah atau putih, walaupun ada juga warna-warna yang lainnya. Masyarakat Melayu...

Bunga Nusa Indah dan Ragam Fakta Mengejutkan di Baliknya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Bunga nusa indah (Mussaenda), bunga yang biasa kita temui di pinggir jalan. Bunga ini biasanya berwarna merah atau putih, walaupun ada juga warna-warna yang lainnya. Masyarakat Melayu Sumatera menyebut bunga nusa indah ini dengan Daun Putri.

Bunga ini tak hanya terkenal karena nama sebuah tempat di Pulau Bali.  Mussaenda juga disinyalir memiliki banyak penggemar sehingga menjadi salah satu komoditas agribisnis tanaman hias.

Sebetulnya populasi bunga ini masih cukup banyak sehingga status konservasinya tak masuk kategori tanaman yang dilindungi. Tanaman tropis ini tersebar di Sri Lanka, India, Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Indonesia.

Bunga ini tumbuh dengan baik di hutan tropis hingga ketinggian 1.700 MDPL. Sahabat Hijau, banyak hal mengejutkan di balik bunga Nusa Indah, berikut faktanya:

Morfologi Bunga Nusa Indah

Secara morfologi, batang Mussaenda tegak dan dapat mencapai tinggi sekitar 2-8 meter. Bunga ini mempunyai daun tunggal saling berhadapan, memanjang sekira 1-3 sentimeter dan bebulu. Tangkainya berbentuk bulat dengan percabangan rapat, permukaan batang kasar, dan berwarna cokelat. Akar nusa indah serabut dan berwarna putih kekuningan.

Selain berwarna hijau kemerahan, helaian daun nusa indah berbentuk oval atau lonjong, berujung dan berpangkal runcing serta bertepi rata. Pertulangan daunnya menyirip dengan panjang 8-15 cm, lebar 4-8 cm, dan mempunyai permukaan berbulu.

Tanaman ini juga biasa disebut kingkilaban. Bunganya berwarna kuning sampai jingga dengan dasar mahkota seperti tabung. Bunganya memiliki biji yang kecil dan berwarna kuning kecokelatan. Bunga bermahkota lebat ini dikembangbiakan melalui biji, setek, atau cangkok.

Nilai Estetika

Tanaman yang berasal dari famili Rubiaceae ini biasanya tumbuh di semak-semak dan lereng perbukitan. Seiring perkembangan zaman, tanaman bunga nusa indah ini kini kerap dijadikan tanaman hias di rumah. Pasalnya 65 persen bagian batang daun bunga nusa indah berbunga seluruhnya (Junaedy, 2017).

Bunga nusa indah terdiri dari banyak spesies. Salah satunya adalah Bunga nusa indah putih (Mussaenda pubescens). Bunga ini banyak dijumpai di pekarangan rumah karena bisa berfungsi untuk mempercantik tampilannya.

Sebagai Antioksidan

Tanaman hias yang terkadang bisa tumbuh liar di semak dan lereng bukit ini ternyata memiliki khasiat sebagai obat. Kelopak bunga ini mengandung senyawa aktif antioksidan berupa flavonoid isoquercitrin (I).

Secara tradisional, bunga ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Khasiatnya antara lain sebagai obat batuk, flu, demam, radang usus, pendarahan kandungan, disentri akut, bronkitis, ginjal, sakit tenggorokan, hingga mengatasi kencing tidak lancar.

Bunga Nusa Indah Putih Mencegah Kanker Payudara

Dilansir dari laman litbang Kementerian Pertanian, Menurut pakar tanaman obat Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Ensiklopedia Tumbuhan Berkhasiat Obat I, tumbuhan nusa indah putih bisa digunakan untuk pemakaian luar dan pemakaian dalam.

Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan tanaman ini adalah kanker payudara. Mencegah dan mengatasi kanker payudara, 15 sampai 30 gram batang nusa indah kering atau 30 sampai 60 gram yang segar dan 30 gram herba tapak dara direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Ramuan kemudian disaring dan airnya diminum.

Sebagai Tanaman Vegetasi Lansekap Fungsional kawasan RTH

Berdasarkan penelitian Hendra Kurniawan dan Rizqi Alfian dalam Jurnal Konsep Pemilihan Vegetasi Lansekap pada Taman Lingkungan di Bunderan Waru Surabaya,  tanaman Nusa Indah (Mussaenda erythophylla schum) ini mampu mereduksi jenis nitrogen oksida (NOx).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2