Bukit Pattowengang

Bukit Pattowengang Tiga ribu hektar tanah leluhur yang dulu merimbun hijau menyanyikan matakali merengkah di lahan hatiku Pohon-pohon arang meredam tangis burung enggang pilu ceruk-ceruk gu...

Bukit Pattowengang
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Bukit Pattowengang

Tiga ribu hektar tanah leluhur
yang dulu merimbun hijau
menyanyikan matakali
merengkah di lahan hatiku

Pohon-pohon arang
meredam tangis burung enggang
pilu ceruk-ceruk gua

Mereka putuskan pembuluh darahku
sungai kecil berliku
tak lagi memantulkan wajah matahari
di dahan berlumut

Mereka sekap segala firman
membendung mata air menjadi kolam air mata
luruh daun-daun jati
perihnya
meranggas
di ladang anak cucuku.

Bulukumba, 1988

Penulis: Mahrus Andis, Lahir 20 September di Ponre, Gantarang, Bulukumba. Alumni Fakultas Sastra Unhas. Menulis puisi pada awal tahun 1980-an